Usut Tuntas Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing

JAKARTA — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan salah satu anggotanya. Oknum bernama Givson Samosir ...

Jul 12, 2026 - 19:07
0 0
Usut Tuntas Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing

JAKARTA — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan salah satu anggotanya. Oknum bernama Givson Samosir diduga memeras pengelola rumah belajar di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, dengan meminta uang hingga Rp300.000.

Informasi yang dihimpun menyebutkan permintaan uang itu terjadi saat oknum tersebut mendatangi rumah belajar pada pekan lalu. Ia disebut-sebut meminta sejumlah uang dengan dalih biaya pengamanan dan perizinan, meskipun rumah belajar itu beroperasi secara sukarela dan tidak memungut biaya dari anak-anak yang belajar di sana.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula ketika Givson Samosir yang bertugas di wilayah Cilincing datang ke lokasi rumah belajar pada siang hari. Menurut saksi, ia memperkenalkan diri sebagai petugas Satpol PP dan langsung menemui koordinator kegiatan. Dalam pertemuan itu, ia diduga meminta uang tunai sebesar Rp300.000 agar rumah belajar dapat terus beroperasi tanpa gangguan.

Koordinator rumah belajar yang kaget dengan permintaan itu sempat menolak. Namun karena khawatir kegiatan belajar anak-anak terhambat, ia akhirnya menyerahkan uang tersebut secara terpaksa. Beberapa relawan yang menyaksikan kejadian itu kemudian melaporkan dugaan pungli ini ke pihak berwenang.

Respons Cepat Satpol PP

Mendapat laporan tersebut, Satpol PP DKI Jakarta langsung mengambil langkah investigasi internal. Kepala Satpol PP DKI menyatakan pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan wewenang oleh anggota di lapangan.

“Kami telah membentuk tim pemeriksa. Jika terbukti, oknum tersebut akan dijatuhi sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku,” ujar pejabat Satpol PP yang enggan disebutkan namanya.

Givson Samosir sendiri saat ini telah dinonaktifkan sementara dari tugasnya selama proses penyelidikan berjalan. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti terus dilakukan.

Rumah Belajar: Tempat Gratis untuk Anak Kurang Mampu

Rumah belajar yang menjadi korban pungli ini merupakan inisiatif warga setempat yang menyediakan tempat belajar gratis bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera. Setiap sore, puluhan anak datang untuk mendapatkan bimbingan pelajaran sekolah, membaca, dan kegiatan kreatif lainnya. Seluruh tenaga pengajar di sana adalah relawan yang tidak dibayar.

Tindakan pungli seperti ini dinilai mencoreng citra pelayanan publik. Aktivis pendidikan setempat mengecam keras insiden tersebut. “Ini ironi di tengah semangat gotong royong warga. Petugas seharusnya melindungi, bukan malah memeras,” kata seorang relawan yang enggan disebutkan identitasnya.

Dengan adanya penyelidikan ini, masyarakat berharap agar pelaku dihukum berat dan kasus serupa tidak terulang. Rumah belajar pun kembali berfokus pada misi utamanya: mencerdaskan anak bangsa tanpa biaya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User