Urus Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis, Luthfi Minta Kalau Ada Pungli Laporkan

Beritatercepat.com, Tegal – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa layanan jemput bola pengurusan izin kapal bagi nelayan kecil di wilayah pesisir utara sepenuhnya bebas biaya alias g

Jul 08, 2026 - 00:09
0 0
Urus Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis, Luthfi Minta Kalau Ada Pungli Laporkan

Beritatercepat.com, Tegal – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa layanan jemput bola pengurusan izin kapal bagi nelayan kecil di wilayah pesisir utara sepenuhnya bebas biaya alias gratis. Ia juga secara khusus meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mendapati adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan dokumen tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Luthfi di sela kegiatan Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6). Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan secara simbolis dokumen perizinan berusaha subsektor penangkapan ikan kepada para nelayan setempat.

Layanan Jemput Bola Tanpa Biaya

Menurut laporan yang dihimpun Beritatercepat.com, layanan jemput bola ini merupakan upaya pemerintah provinsi untuk memangkas rantai birokrasi yang kerap dikeluhkan nelayan kecil. Dengan mendatangi langsung sentra-sentra nelayan, proses pengurusan Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan dokumen lain dapat diselesaikan tanpa harus jauh-jauh ke kantor dinas. Gubernur memastikan seluruh tahapan, mulai dari pendataan hingga penerbitan izin, tidak dipungut biaya satu rupiah pun.

“Kasih tahu temannya yang lain, suruh ke sini biar segera diproses. Semoga berkah nggih,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis yang diterima media kami.

Imbauan Laporkan Pungli

Tak hanya menjamin gratis, mantan Kapolda Jawa Tengah itu juga menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam memberantas pungli. Kalimat “kalau ada pungli laporkan” menjadi penekanan utama yang ia sampaikan berulang kali di hadapan ratusan nelayan yang hadir. Luthfi menegaskan bahwa laporan dari warga akan ditindaklanjuti serius oleh pemerintah provinsi maupun aparat penegak hukum.

“Kalau ada yang meminta uang dalam pengurusan izin, segera lapor ke kami atau ke dinas terkait. Tidak boleh ada yang memanfaatkan pelayanan publik untuk kepentingan pribadi,” tegas Luthfi, sebagaimana dilansir dari keterangan resmi yang diterima Beritatercepat.com.

Dokumen Simbolis Diserahkan Langsung

Penyerahan dokumen simbolis di Pendopo Kota Tegal menjadi bukti nyata pelaksanaan layanan gratis itu. Sejumlah nelayan dari berbagai kecamatan di pesisir Tegal menerima langsung berkas perizinan mereka dari Gubernur. Luthfi menyebut program ini akan terus diperluas ke kabupaten/kota lain di Jawa Tengah yang memiliki basis nelayan kecil, seperti Pemalang, Batang, Rembang, hingga Cilacap.

Dengan perizinan yang tertib, nelayan kecil diharapkan dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah, termasuk subsidi bahan bakar, asuransi, serta fasilitas tangkap yang lebih baik. Gubernur berharap, langkah tersebut mampu mengangkat kesejahteraan keluarga nelayan dan menggerakkan ekonomi pesisir secara lebih berkeadilan.

Kebijakan gratis serta penegasan anti-pungli ini mendapat sambutan hangat dari komunitas nelayan. Beberapa ketua kelompok nelayan yang ditemui usai acara menyatakan apresiasi atas kepedulian pemprov, sekaligus berjanji untuk mengawasi bersama agar tidak ada oknum yang bermain dalam pengurusan izin kapal kecil ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User