UMW Kendari Bekali Siswa Jaga Ginjal Sejak Dini

KENDARI — Ratusan pelajar di Kota Kendari kini punya tameng baru melawan ancaman gagal ginjal. Universitas Mandala Waluya (UMW) langsung turun ke sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran menjaga o...

Jul 12, 2026 - 10:29
0 0
UMW Kendari Bekali Siswa Jaga Ginjal Sejak Dini

KENDARI — Ratusan pelajar di Kota Kendari kini punya tameng baru melawan ancaman gagal ginjal. Universitas Mandala Waluya (UMW) langsung turun ke sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran menjaga organ vital itu sejak usia remaja. Langkah ini bukan sekadar teori di kelas, melainkan praktik nyata yang dikemas dalam edukasi interaktif.

Serbuan Edukasi ke Sekolah

Tim pengabdian masyarakat UMW menyasar siswa SMA dan SMK di Kendari. Sasaran utama adalah remaja yang kerap terjebak gaya hidup tidak sehat: konsumsi minuman berpemanis tinggi, kurang minum air putih, hingga kebiasaan menahan buang air kecil. Semua itu, menurut data, menjadi pemicu utama kerusakan ginjal di usia muda.

Angka penyakit ginjal kronis di kalangan remaja meningkat 17 persen dalam tiga tahun terakhir. Data Dinas Kesehatan Sultra menunjukkan bahwa deteksi dini masih sangat rendah. Banyak kasus baru teridentifikasi saat sudah masuk stadium lanjut. Kondisi ini yang memicu UMW mengambil peran lebih agresif di lapangan.

Air Putih, Bukan Minuman Berwarna

Mahasiswa keperawatan UMW memimpin sesi simulasi. Mereka memperagakan cara memeriksa warna urine sebagai indikator hidrasi. Pesan utamanya: pastikan urine berwarna jernih, bukan kuning pekat. Para siswa juga diajari menghitung kebutuhan air harian berdasarkan berat badan. Banyak dari mereka terkejut karena asupan air selama ini jauh dari standar.

“Kami tidak ingin menunggu mereka sakit. Edukasi sedini mungkin adalah investasi paling murah,” jelas salah satu dosen pembimbing yang turut hadir. Tim juga membagikan botol minum dan kartu pemantauan asupan cairan harian. Tujuannya membentuk kebiasaan sederhana yang berkelanjutan.

Skrining Gratis di Lokasi

Selain materi, UMW membuka pos pemeriksaan gratis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, indeks massa tubuh, dan tes urine cepat menggunakan strip reagen. Hasilnya: dari 112 siswa yang diperiksa, 28 di antaranya menunjukkan tanda dehidrasi kronis dan 9 siswa memiliki kadar protein urine di ambang batas.

Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan konsultasi lanjutan di Klinik UMW secara gratis. Pihak kampus menyatakan siap menanggung biaya pemeriksaan lanjutan bagi siswa yang terindikasi berisiko. Ini merupakan bagian dari komitmen pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan kurikulum.

Orang Tua Ikut Jadi Garda Terdepan

Kegiatan ini tidak berhenti di sekolah. UMW mengundang perwakilan orang tua dalam sesi terpisah. Mereka dibekali pengetahuan tentang pola makan rendah garam, bahaya suplemen sembarangan, serta pentingnya aktivitas fisik rutin. Sebab, lingkungan rumah menentukan 70 persen kebiasaan hidup anak.

“Kuncinya ada di dapur rumah tangga. Kurangi garam dan penyedap, perbanyak sayur dan buah lokal,” tegas pemateri di hadapan puluhan orang tua. Kampanye ini sekaligus meluruskan mitos bahwa sakit ginjal hanya menyerang orang dewasa. Faktanya, kerusakan ginjal pada remaja seringkali tidak bergejala hingga kondisi memburuk.

Komitmen Jangka Panjang

UMW berencana memperluas cakupan ke seluruh kabupaten di Sulawesi Tenggara. Modul edukasi akan disesuaikan dengan kearifan lokal, termasuk pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif minuman sehat. Kampus juga akan merilis aplikasi pemantau kesehatan ginjal bernama “GinjalKu” yang memungkinkan siswa mencatat asupan cairan harian secara digital.

Langkah ini menempatkan UMW sebagai motor penggerak kesehatan preventif di wilayahnya. Bukan hanya mencetak tenaga medis, tapi juga membentuk generasi yang sadar menjaga ginjal sejak dini. Wali murid dan kepala sekolah yang ditemui menyambut baik inisiatif ini dan berharap program serupa rutin digelar tiap semester.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User