Pertamina Pastikan Rantai Pasok B50 Siap Penuhi Mandat Pemerintah

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) memastikan seluruh lini distribusi dan rantai pasok bahan bakar nabati telah rampung disiapkan untuk menyambut implementasi program biodiesel 50 persen (B50). Kepast...

Jul 12, 2026 - 16:09
0 0

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) memastikan seluruh lini distribusi dan rantai pasok bahan bakar nabati telah rampung disiapkan untuk menyambut implementasi program biodiesel 50 persen (B50). Kepastian ini disampaikan langsung oleh subholding downstream perusahaan, PT Pertamina Patra Niaga, sebagai wujud dukungan penuh terhadap arahan pemerintah dalam percepatan transisi energi bersih.

Dengan kesiapan tersebut, BUMN migas ini menegaskan tidak akan ada hambatan berarti dalam penyaluran B50 ke seluruh pelosok negeri. Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting setelah suksesnya program B35 yang telah berjalan sebelumnya.

Kesiapan Infrastruktur Blending dan Terminal

Untuk merealisasikan mandatori ini, Pertamina telah melakukan serangkaian uji coba dan peningkatan kapasitas di sejumlah titik vital. Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di berbagai wilayah strategis diklaim telah mampu melakukan blending biodiesel dengan konsentrasi yang lebih tinggi secara stabil dan sesuai spesifikasi teknis.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, dalam keterangan tertulis, menyebutkan bahwa perusahaan telah mengalokasikan investasi signifikan guna memodernisasi fasilitas penyimpanan dan pencampuran. "Kami memastikan seluruh infrastruktur tidak hanya siap secara teknis, tapi juga telah melewati audit ketat agar kualitas produk yang sampai ke masyarakat tetap optimal," ujarnya.

Selain itu, manajemen juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan para pemasok Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dalam negeri. Kontrak pasokan jangka panjang sudah diperbarui untuk menjamin ketersediaan bahan baku biodiesel yang stabil, seiring dengan meningkatnya volume kebutuhan.

Rantai Pasok dan Keandalan Logistik

Aspek logistik menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan ini. Pertamina Patra Niaga menyatakan telah memetakan ulang rute distribusi darat dan laut untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat B50 berlaku penuh. Armada tanker dan mobil tangki dipastikan dalam kondisi prima, didukung oleh sistem digitalisasi rantai pasok yang memungkinkan pemantauan secara real-time.

Di lapangan, para petugas operasional juga diberikan pelatihan intensif terkait penanganan biodiesel berkonsentrasi tinggi, termasuk prosedur keselamatan dan antisipasi perubahan karakteristik bahan bakar pada suhu ekstrem. "Sumber daya manusia kami adalah kunci. Tanpa tenaga yang terlatih, kesiapan infrastruktur tidak akan berarti," tambah pernyataan tersebut.

Dukungan Penuh untuk Kemandirian Energi

Pertamina menegaskan bahwa pelaksanaan B50 bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional. Program ini diharapkan mampu menekan ketergantungan Indonesia pada impor solar, sekaligus membuka peluang ekonomi baru dari sektor kelapa sawit dalam negeri.

Dengan konfirmasi kesiapan ini, publik kini menunggu pengumuman resmi dari pemerintah terkait waktu pasti dimulainya penyaluran B50 di seluruh SPBU. Pertamina menjamin bahwa begitu instruksi diberikan, eksekusi akan berjalan mulus tanpa kendala berarti. "Kami siap kapan pun," tegas manajemen.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User