Toyota dan Joby Aviation Bentuk Perusahaan Patungan untuk Produksi Mobil Terbang Listrik
Langkah serius diambil Toyota Motor Corporation dalam menggarap segmen kendaraan masa depan. Pabrikan asal Jepang itu resmi mempererat kerja sama dengan startup mobil terbang asal Amerika Serikat, Jo
Langkah serius diambil Toyota Motor Corporation dalam menggarap segmen kendaraan masa depan. Pabrikan asal Jepang itu resmi mempererat kerja sama dengan startup mobil terbang asal Amerika Serikat, Joby Aviation. Kedua pihak sepakat membentuk perusahaan patungan (joint venture) yang akan fokus memproduksi mobil terbang bertenaga listrik.
Kolaborasi ini menandai babak baru dalam ambisi Toyota mengejar ketertinggalan dari sejumlah merek China yang lebih dulu agresif mengembangkan mobil terbang. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, pembentukan entitas patungan itu bertujuan memperkuat rantai produksi dan mempercepat komersialisasi kendaraan udara elektrik.
"Tahap awal kolaborasi itu akan berfokus membangun fondasi produksi untuk kendaraan masa depan tersebut," demikian keterangan Toyota, dikutip dari Kyodo News.
Selain membangun fondasi produksi, kemitraan ini juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi Joby Aviation. Langkah tersebut dinilai krusial agar mampu memenuhi permintaan global yang diproyeksikan terus meningkat, seiring makin terbukanya regulasi dan penerimaan pasar terhadap mobilitas udara perkotaan.
Investasi Toyota di Joby sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, namun pembentukan perusahaan patungan ini menjadi bukti konkret bahwa raksasa otomotif tersebut siap melangkah lebih jauh. Dana yang dikucurkan tidak hanya berupa penyertaan modal, tetapi juga transfer teknologi dan keahlian manufaktur massal yang menjadi andalan Toyota.
Dengan semakin banyaknya pemain China yang memamerkan purwarupa dan menjalankan uji terbang, tekanan untuk segera mewujudkan taksi udara dan mobil terbang listrik kian besar. Kehadiran Toyota dan Joby diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang sehat dan mempercepat inovasi di sektor ini.
Demikian laporan Beritatercepat.com mengutip Kyodo News.
Comments (0)