Toko Seragam Sekolah di Surabaya Mulai Ramai Pembeli Jelang Tahun Ajaran Baru
Surabaya - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah toko seragam dan perlengkapan sekolah di Surabaya mulai dipadati pembeli. Para orang tua dan siswa tampak antusias berburu kebutu
Surabaya - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah toko seragam dan perlengkapan sekolah di Surabaya mulai dipadati pembeli. Para orang tua dan siswa tampak antusias berburu kebutuhan sekolah, mulai dari seragam, sepatu, tas, hingga alat tulis.
Pantauan media kami di beberapa pusat perbelanjaan dan toko perlengkapan sekolah di kawasan Surabaya Pusat dan Surabaya Selatan pada akhir pekan ini menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan. Antrean panjang terlihat di beberapa toko seragam yang menjadi langganan masyarakat Surabaya.
Salah satu toko seragam terkenal di Jalan Pemuda, misalnya, sudah buka lebih awal untuk mengantisipasi membludaknya pembeli. Pemilik toko, Suryadi (52), mengungkapkan bahwa tren peningkatan pembeli sudah terasa sejak dua pekan terakhir. "Biasanya puncak keramaian terjadi dua sampai tiga minggu sebelum hari pertama masuk sekolah. Tahun ini, kami perkirakan tahun ajaran baru akan lebih ramai karena sebagian sekolah sudah kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka penuh," ujarnya saat ditemui Beritatercepat.com.
Antisipasi Kebutuhan dan Kenaikan Harga
Para orang tua mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari lonjakan harga dan kehabisan stok. Selain itu, membeli lebih awal memberi waktu untuk menyesuaikan ukuran seragam jika diperlukan. "Saya sengaja ajak anak langsung ke toko agar bisa dicoba ukurannya. Kalau beli online kadang tidak pas," kata Rina, salah satu orang tua siswa sekolah dasar di kawasan Rungkut.
Beberapa pedagang melaporkan bahwa harga seragam tahun ini relatif stabil, meskipun ada sedikit kenaikan pada beberapa jenis kain berkualitas premium. Sementara itu, permintaan akan seragam berbahan adem dan menyerap keringat meningkat pesat, seiring dengan cuaca Surabaya yang cenderung panas.
Dampak terhadap UMKM Lokal
Momentum tahun ajaran baru juga dirasakan oleh para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang memproduksi perlengkapan sekolah seperti tas lokal, sepatu, dan alat tulis lucu. Beberapa di antaranya bahkan memanfaatkan platform digital untuk menjangkau konsumen lebih luas. "Kami bersyukur, pesanan seragam dan atribut sekolah dari instansi maupun perorangan naik sekitar 30 persen dibandingkan bulan biasa," ujar Nurul, pemilik konveksi seragam di kawasan Waru.
Himbauan Bijak Berbelanja
Dinas Perdagangan Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk cermat dalam memilih produk dan tidak mudah tergiur harga murah yang tidak wajar. Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan kualitas jahitan, kenyamanan bahan, serta kelegalan toko agar terhindar dari produk palsu.
Laporan dari Surabaya ini akan terus diperbarui seiring dengan semakin dekatnya hari pertama masuk sekolah, yang diprediksi jatuh pada pertengahan Juli 2026. Tim Beritatercepat.com akan memantau dinamika di lapangan dan memberikan informasi terkini seputar kebutuhan pendidikan dan persiapan tahun ajaran baru.
"Kami perkirakan tahun ajaran baru akan lebih ramai karena sebagian sekolah sudah kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka penuh." - Suryadi, pemilik toko seragam di Surabaya
Comments (0)