Monday, 24 August 2026 | 19:02 WIB

TNI AU Terjunkan Pesawat Water Bombing Atasi Karhutla Kalsel

BARU SAJA — TNI AU resmi mengerahkan armada pesawat untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan. Operasi ini digelar lewat dua jalur sekaligus: water bombing dan Operasi Modifik...

Aug 24, 2026 - 17:12
0 0
TNI AU Terjunkan Pesawat Water Bombing Atasi Karhutla Kalsel

BARU SAJA — TNI AU resmi mengerahkan armada pesawat untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan. Operasi ini digelar lewat dua jalur sekaligus: water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini diambil setelah titik panas terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.

Pesawat yang diterjunkan dilaporkan terbang dari pangkalan terdekat menuju lokasi karhutla. Water bombing dilakukan dengan menjatuhkan air bervolume besar dari udara. Sasaran utama adalah titik api yang sulit dijangkau tim darat. Medan gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam.

Operasi Modifikasi Cuaca dikerahkan untuk memicu hujan buatan. Garam atau bahan semai ditaburkan ke awan yang berpotensi hujan. TNI AU bekerja sama dengan lembaga terkait dalam pelaksanaannya. Hujan buatan diharapkan membantu memadamkan api dari atas.

Water Bombing: Serangan Air dari Udara

Water bombing menjadi andalan utama dalam operasi udara ini. Pesawat mengambil air dari sumber terdekat, seperti sungai atau waduk. Air kemudian dijatuhkan tepat di area titik api. Satu kali penerbangan dapat menjatuhkan ribuan liter air.

Efektivitas water bombing cukup tinggi di kawasan hutan. Namun, asap tebal kadang menghambat jarak pandang pilot. Penerbangan tetap dilakukan dengan pengawasan ketat. Keselamatan awak pesawat menjadi prioritas utama.

Jumlah penerbangan terus bertambah mengikuti perkembangan titik api. Setiap hari dilakukan pemantauan ulang terhadap area yang sudah disiram. Titik api yang padam kembali dipantau agar tidak menyala lagi. Tim darat tetap disiagakan untuk pemadaman lanjutan.

Operasi Modifikasi Cuaca: Hujan Buatan

Selain water bombing, TNI AU menggelar OMC untuk mendukung pemadaman. Pesawat khusus digunakan untuk menabur garam ke awan. Targetnya adalah awan yang berpotensi menghasilkan hujan. Hujan buatan ini diharapkan membasahi lahan gambut yang kering.

Lahan gambut dikenal sulit dipadamkan hanya dari permukaan. Api bisa bertahan di lapisan bawah tanah. Karena itu, hujan buatan dianggap penting untuk membasahi lapisan gambut. Kombinasi water bombing dan hujan buatan dinilai strategis.

Pelaksanaan OMC menyesuaikan kondisi cuaca harian. Tidak semua awan bisa dimanfaatkan untuk penyemaian. Tim meteorologi terus memantau pergerakan awan. Keputusan penerbangan diambil berdasarkan hasil analisis cuaca.

Perkembangan di Lapangan

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan dilaporkan meluas dalam sepekan terakhir. Asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah. Kualitas udara menurun dan mengganggu aktivitas warga. Beberapa sekolah dilaporkan meliburkan kegiatan belajar.

Petugas gabungan diterjunkan untuk mempercepat pemadaman. Selain pesawat, tim darat juga dikerahkan ke lokasi titik api. Pemadaman dilakukan dari darat dan udara secara bersamaan. Koordinasi antarpihak terus diperkuat setiap hari.

Warga di sekitar lokasi kebakaran diminta meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan masker disarankan bagi warga yang beraktivitas di luar rumah. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah evakuasi jika diperlukan. Status siaga darurat diberlakukan di sejumlah wilayah.

Siaga Darurat dan Kewaspadaan Warga

Pemerintah setempat menetapkan status siaga darurat karhutla. Langkah ini mempermudah mobilisasi sumber daya. Posko-posko pemadaman didirikan di titik-titik strategis. Logistik untuk petugas dipastikan tersedia.

Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Faktor manusia masih menjadi penyebab utama karhutla. Api yang kecil bisa cepat meluas di musim kemarau. Penegakan hukum terhadap pembakar lahan terus digencarkan.

TNI AU menegaskan komitmennya membantu pemadaman hingga api benar-benar padam. Operasi udara akan terus berlanjut sesuai kebutuhan. Perkembangan situasi dilaporkan secara berkala kepada publik. Warga diimbau memantau informasi resmi dari pemerintah.

Evakuasi warga menjadi perhatian jika asap semakin pekat. Tim kesehatan disiagakan untuk menangani gangguan pernapasan. Posko kesehatan gratis disiapkan di sejumlah titik. Bantuan masker dan air bersih mulai disalurkan.

UPDATE — Operasi pemadaman dari udara masih berlangsung hingga saat ini. Titik api baru terus dipantau melalui citra satelit. Pesawat kembali diterbangkan begitu kondisi cuaca memungkinkan. Publik menanti perkembangan terbaru dari tim gabungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User