Tipu-tipu Modus Kencan, Pedaw Tukar Motor Korban Jadi Sabu di Kampung Ambon
Jakarta - Aparat kepolisian membongkar aksi licik seorang pria berinisial DC yang kerap disapa Pedaw. Ia diketahui menjadi dalang di balik serangkaian penipuan dengan modus kencan di wilayah Kalidere
Jakarta - Aparat kepolisian membongkar aksi licik seorang pria berinisial DC yang kerap disapa Pedaw. Ia diketahui menjadi dalang di balik serangkaian penipuan dengan modus kencan di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. Tidak hanya merampas harta korban, Pedaw juga tega menganiaya korbannya, lalu menukar hasil curian berupa sepeda motor dengan paket narkotika di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Ambon.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, dalam keterangannya kepada media kami, Rabu (24/6/2026), mengungkapkan bahwa motor milik korban berinisial RR langsung dibawa pelaku ke Kampung Ambon begitu berhasil dikuasai. Di sana, barang bukti tersebut bukan dijual dengan uang, melainkan dipertukarkan dengan barang haram.
"Di lokasi tersebut, motor hasil kejahatan itu ditukarkan dengan narkotika jenis sabu sebanyak dua ji (gram) serta uang tunai sebesar Rp 500 ribu," kata AKP Rachmad Wibowo.
Menurut laporan yang dihimpun, Pedaw bukanlah pemain baru dalam lingkaran kriminal ini. Ia diduga kuat sebagai pelaku utama yang merancang seluruh skenario penipuan, mulai dari memancing korban melalui aplikasi kencan daring, mengatur pertemuan, hingga akhirnya melakukan penganiayaan dan perampasan kendaraan bermotor. Sepeda motor yang menjadi incaran utama para korban itu rupanya dijadikan alat tukar oleh Pedaw untuk memenuhi kebutuhan narkotikanya.
Penangkapan terhadap Pedaw dilakukan di tempat yang cukup mengejutkan. Pria ini diringkus oleh tim Reskrim Polsek Kalideres saat sedang bekerja di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Ia seolah menjalani kehidupan ganda; di satu sisi bekerja sebagai pegawai kargo bandara, namun di sisi lain menjalankan bisnis gelap perampasan dan penukaran narkoba. Polisi mengamankan Pedaw tanpa perlawanan berarti dan langsung membawanya ke Mapolsek Kalideres untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Modus operandi yang dijalankan Pedaw ini terbilang rapi namun kejam. Setelah menjalin komunikasi intens dan membangun kepercayaan dengan korban melalui platform kencan, Pedaw mengajak korban bertemu di lokasi yang telah disiapkan. Saat pertemuan berlangsung, ia langsung melancarkan aksi penganiayaan dan membawa kabur kendaraan korban. Tidak butuh waktu lama bagi Pedaw untuk mengonversi barang curian itu menjadi sabu, menandakan adanya jaringan peredaran gelap yang sudah mapan di Kampung Ambon yang menunggu pasokan kendaraan ilegal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan guna membongkar jaringan narkotika yang menerima hasil kejahatan Pedaw. Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan adanya korban lain yang selama ini belum melapor, mengingat modus penipuan kencan yang dijalankan pelaku sudah berlangsung cukup lama. Saat ini Pedaw telah ditetapkan sebagai tersangka utama dan dijerat dengan pasal berlapis terkait pencurian dengan kekerasan serta penyalahgunaan narkotika.
Comments (0)