Sep 17, 2026
Nasional

ITALIA — Puting Beliung Raksasa Menerjang Perairan Santa Margherita Ligure

GENOA — Fenomena alam langka sekaligus mencengangkan melanda kawasan pesisir Liguria, Italia barat laut. Sebuah pusaran puting beliung laut berukuran masif

ITALIA — Puting Beliung Raksasa Menerjang Perairan Santa Margherita Ligure

GENOA — Fenomena alam langka sekaligus mencengangkan melanda kawasan pesisir Liguria, Italia barat laut. Sebuah pusaran puting beliung laut berukuran masif atau waterspout terekam muncul di lepas pantai Santa Margherita Ligure. Peristiwa spektakuler ini memperlihatkan corong angin raksasa yang seolah menyatukan langit gelap pekat dengan permukaan laut Mediterania, memicu kepanikan sekaligus kekaguman warga sekitar yang menyaksikannya secara langsung.

Kemunculan belalai angin raksasa ini terjadi bersamaan dengan gelombang cuaca ekstrem yang membawa hujan lebat, badai petir berkekuatan tinggi, serta hembusan angin kencang di sepanjang garis pantai Riviera Italia. Rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan formasi kolom udara berputar dengan diameter lebar yang bergerak perlahan di atas perairan sebelum akhirnya meluruh seiring mendekatnya badai ke daratan.

Kronologi Pembentukan Pusaran Badai di Lepas Pantai

Berdasarkan pengamatan stasiun meteorologi regional dan kesaksian warga setempat, berikut adalah urutan terjadinya peristiwa cuaca ekstrem tersebut:

  1. Pukul 09.30 Waktu Setempat: Langit di atas Teluk Tigullio mulai tertutup awan cumulonimbus tebal berdensitas tinggi, disertai penurunan tekanan udara secara mendadak.
  2. Pukul 10.15 Waktu Setempat: Hujan deras bercampur petir mulai mengguyur kawasan pesisir, diikuti pusaran kecil di dasar awan yang mulai memanjang ke arah laut.
  3. Pukul 10.30 Waktu Setempat: Corong waterspout terbentuk sempurna dan membesar, menyedot air laut hingga membentuk pilar raksasa vertikal selama kurang lebih 15 menit.
  4. Pukul 10.50 Waktu Setempat: Pusaran perlahan melemah dan memudar di tengah laut sebelum menyentuh garis pantai pemukiman, meredakan potensi kehancuran fatal di darat.
"Pemandangannya sangat luar biasa sekaligus menakutkan. Langit mendadak gelap gulita seperti malam, dan tiba-tiba pusaran putih besar terbentuk dari awan lalu menghujam langsung ke permukaan air," ungkap salah satu warga lokal yang menyaksikan fenomena tersebut dari balkon apartemennya.

Dinamika Atmosfer dan Peringatan Otoritas Maritim

Badan Perlindungan Sipil setempat mengonfirmasi bahwa tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur pelabuhan yang signifikan akibat fenomena ini. Namun, otoritas pelabuhan segera mengeluarkan peringatan siaga tingkat tinggi bagi seluruh kapal nelayan, kapal pesiar mini, dan operator wisata air untuk menunda aktivitas pelayaran.

Pakar meteorologi menjelaskan bahwa waterspout intensif ini dipicu oleh perbedaan suhu ekstrem antara perairan laut yang masih relatif hangat dengan massa udara dingin tidak stabil yang dibawa oleh front cuaca kutub. Pertemuan dua massa udara yang kontras ini menciptakan daya angkat konvektif yang kuat, menghasilkan pusaran pusaran siklonik lokal berkecepatan tinggi.

Langkah-langkah kewaspadaan yang ditekankan oleh otoritas setempat meliputi:

  • Evakuasi Jalur Pantai: Warga diminta menjauhi dermaga dan bibir pantai terbuka saat awan corong terlihat.
  • Pemberhentian Aktivitas Laut: Seluruh izin melaut ditangguhkan sementara hingga sistem badai bergerak menjauh.
  • Pemantauan Struktur Ringan: Pengelola resor pantai diinstruksikan mengamankan payung, kursi santai, dan fasilitas luar ruangan yang rentan diterbangkan angin.
Puting beliung laut masif terekam di lepas pantai Santa Margherita Ligure, Liguria, saat badai ekstrem melanda. Corong raksasa menghubungkan awan badai hingga permukaan laut Mediterania. Tidak ada korban dilaporkan. Simak laporan selengkapnya di Beritatercepat.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User