Aug 24, 2026
breaking

The Sounds Project Buka Suara Soal Tantangan Hafalan Al-Qur'an Sponsori Miras

BREAKING: Penyelenggara The Sounds Project akhirnya angkat bicara. Mereka menjawab tuduhan penistaan agama yang mengguncang media sosial. Tuduhan itu muncul usai tantangan hafalan Al-Qur'an digelar di...

The Sounds Project Buka Suara Soal Tantangan Hafalan Al-Qur'an Sponsori Miras

BREAKING: Penyelenggara The Sounds Project akhirnya angkat bicara. Mereka menjawab tuduhan penistaan agama yang mengguncang media sosial. Tuduhan itu muncul usai tantangan hafalan Al-Qur'an digelar di panggung yang disponsori produk minuman keras di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Dalam pernyataan resminya, pihak event organizer mengakui adanya kelalaian serius. Mereka menyebut segmen hafalan kitab suci seharusnya tidak berdampingan dengan sponsor miras. Manajemen mengklaim telah melayangkan teguran keras kepada pihak sponsor.

Kronologi Kejadian yang Viral

Kontroversi bermula dari sebuah video pendek. Video itu memperlihatkan peserta membacakan hafalan Al-Qur'an di atas panggung. Di latar belakang, logo dan atribut merek minuman keras terpampang jelas.

Rekaman itu menyebar cepat di berbagai platform. Warganet menilai adegan tersebut melecehkan kitab suci. Kecaman langsung membanjiri kolom komentar akun resmi penyelenggara.

Sejumlah saksi mata di lokasi mengaku sempat merasa janggal. Menurut mereka, susunan acara berjalan cepat tanpa jeda. Segmen religi dan aktivasi sponsor tampil berurutan tanpa pemisah yang layak.

Acara itu sendiri digelar di kawasan wisata Ancol dengan ribuan penonton. Panggung utama menjadi pusat seluruh rangkaian kegiatan. Di titik itulah momen kontroversial tersebut terekam kamera pengunjung.

Klarifikasi Resmi Penyelenggara

Manajemen The Sounds Project menyampaikan permintaan maaf terbuka. Mereka menegaskan tidak ada niat menistakan agama. Seluruh rangkaian acara disebut murni kesalahan koordinasi lapangan.

Pihak penyelenggara mengaku kecolongan. Penempatan aktivasi sponsor dinilai tidak melalui persetujuan akhir tim inti. Mereka berjanji menelusuri alur persetujuan internal secara menyeluruh.

UPDATE: penyelenggara memastikan segmen serupa tidak akan diulang. Evaluasi total terhadap susunan acara dilaporkan sedang berjalan. Hasil evaluasi dijanjikan diumumkan kepada publik.

Teguran Keras untuk Sponsor

Langkah konkret diumumkan beberapa jam setelah video viral. Sponsor miras tersebut resmi diberi teguran tertulis. Seluruh bentuk aktivasi merek di area panggung utama dihentikan sementara.

Penyelenggara menyebut kerja sama dengan brand itu kini ditinjau ulang. Kontrak kemitraan akan diaudit menyeluruh. Sanksi lanjutan tidak tertutup kemungkinan.

Manajemen menekankan satu hal penting. Nilai keagamaan dan norma kesopanan harus menjadi batas tegas. Setiap mitra wajib mematuhi panduan konten yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sponsor belum memberi pernyataan terbuka. Belum diketahui apakah mereka akan mengajukan keberatan. Publik menanti sikap resmi dari perusahaan tersebut.

Reaksi Publik dan Seruan Investigasi

Gelombang kritik belum mereda. Banyak warganet menuntut lebih dari sekadar permintaan maaf. Mereka mendesak aparat memeriksa dugaan unsur pidana penistaan agama.

Sejumlah tokoh masyarakat ikut bersuara. Mereka meminta penyelenggara acara musik lebih peka. Ruang publik dinilai bukan tempat mencampurkan simbol agama dengan promosi miras.

Belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian terkait laporan. Namun desakan dari berbagai elemen terus menguat. Nama festival musik itu kini berada dalam sorotan tajam.

Pengamat industri hiburan menyebut kasus ini pelajaran mahal. Standar penataan panggung dan sponsor harus diperketat. Sensitivitas publik terhadap isu agama tidak bisa diabaikan.

Langkah Selanjutnya

The Sounds Project berkomitmen memperbaiki sistem. Prosedur persetujuan konten akan diperketat. Setiap segmen yang menyentuh unsur keagamaan wajib melalui tim khusus.

Penyelenggara juga membuka kanal dialog. Mereka mengundang perwakilan komunitas dan pemuka agama. Tujuannya memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Perkembangan kasus ini masih dipantau ketat. Publik menanti bukti nyata, bukan sekadar pernyataan. Kredibilitas penyelenggara kini dipertaruhkan di hadapan penonton setianya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User