Terima Kunjungan ANAO, Puan Bicara soal Penguatan Tata Kelola Negara

Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan delegasi Australian National Audit Office (ANAO) di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kedatangan delegasi lembaga pemeriksa keuangan negar

Jul 08, 2026 - 04:20
0 0
Terima Kunjungan ANAO, Puan Bicara soal Penguatan Tata Kelola Negara

Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan delegasi Australian National Audit Office (ANAO) di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kedatangan delegasi lembaga pemeriksa keuangan negara Australia tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja selama berada di Indonesia sebagai tamu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dalam pertemuan tersebut, Puan Maharani menekankan pentingnya penguatan tata kelola negara yang adaptif guna menghadapi berbagai tantangan kontemporer. Ia menyoroti bahwa ancaman keamanan siber dan kompleksitas transaksi digital kini menjadi isu strategis yang memerlukan perhatian serius dari seluruh komponen bangsa, termasuk lembaga pemeriksa keuangan dan legislatif.

Delegasi ANAO yang dipimpin langsung oleh Auditor-General for Australia Caralee McLiesh hadir bersama rombongan BPK RI. Ketua BPK RI Isma Yatun turut memimpin delegasi BPK dalam kesempatan tersebut. ANAO sendiri memiliki kedudukan setingkat dengan BPK RI sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara di Australia yang bertugas mengawasi pengelolaan anggaran dan aset pemerintahan federal.

"Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengawasan keuangan negara antara Indonesia dan Australia," ujar Puan Maharani saat menerima kunjungan di ruang kerjanya.

Saat menyambut rombongan, Puan Maharani didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dolfie OFP, serta dua anggota Komisi XI DPR RI, yakni Andreas Eddy Susetyo dan Harris Turino. Kehadiran para pengurus DPR ini menunjukkan komitmen legislatif dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pengawasan dan tata kelola keuangan publik demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Berkaca dari praktik Australia, Puan menilai bahwa kolaborasi antarlembaga pemeriksa keuangan negara menjadi kunci dalam mendeteksi risiko sistemik serta mencegah terjadinya kerugian keuangan negara. Ia berharap kerja sama bilateral antara BPK RI dan ANAO dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam aspek teknis pemeriksaan, tetapi juga dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia pengawas agar mampu menjawab tantangan masa depan.

Beritatercepat.com melaporkan, kunjungan ini sekaligus menjadi ajang bertukar informasi mengenai perkembangan terkini dalam audit keuangan negara, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam proses pemeriksaan. Dengan semakin kompleksnya dinamika global dan ancaman transnasional, penguatan tata kelola melalui jejaring internasional dianggap semakin relevan untuk dilakukan secara berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User