Tangis Siswi SD di Minahasa Viral, Diejek karena Ayah Miskin

MINAHASA TENGGARA, DETIK INI JUGA — Rekaman video seorang anak perempuan menangis tersedu-sedu di sekolahnya langsung menyebar luas. Anisa Azahra Munaimbala, 9 tahun, menjadi korban perundungan oleh...

Jul 28, 2026 - 04:15
0 0
Tangis Siswi SD di Minahasa Viral, Diejek karena Ayah Miskin

MINAHASA TENGGARA, DETIK INI JUGA — Rekaman video seorang anak perempuan menangis tersedu-sedu di sekolahnya langsung menyebar luas. Anisa Azahra Munaimbala, 9 tahun, menjadi korban perundungan oleh teman-temannya. Penyebabnya: status sosial ekonomi keluarganya yang serba kekurangan.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Bocah yang akrab disapa Icha ini tak kuasa menerima ejekan bertubi-tubi. Sejumlah teman sekelasnya diduga mengolok-olok ayah Icha yang hanya seorang pekerja serabutan. Tak hanya itu, rumah sederhana tempatnya berteduh juga menjadi sasaran celaan.

Menurut saksi di lokasi, insiden bermula saat jam istirahat. Beberapa siswa laki-laki mengerumuni Icha dan melontarkan kalimat-kalimat melecehkan. Mereka menyebut ayah Icha adalah orang miskin dan tempat tinggalnya sangat tidak layak. Icha yang tak tahan langsung menangis histeris dan memilih pulang sebelum jam belajar usai.

Rekaman video pendek yang beredar di media sosial memperlihatkan Icha duduk bersimpuh sambil menutup wajahnya. Suara tawa dan olok-olok beberapa anak lain terdengar jelas di latar belakang. Video itu sontak memicu gelombang kecaman warganet. Tagar #StopBullying mengudara di berbagai platform, diikuti dengan komentar pedas terhadap pelaku dan institusi sekolah.

Respons Pihak Terkait

Ayah Icha, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, mengaku sangat terpukul. “Saya hanya ingin anak saya tidak dibully lagi,” katanya singkat saat ditemui di kediamannya yang berdinding papan. Ia sudah melaporkan kejadian ini ke guru kelas dan aparat desa setempat.

Pihak kepolisian sektor Ratatotok telah mengumpulkan keterangan para saksi. “Kami akan memanggil pihak-pihak yang terlibat untuk dilakukan pembinaan,” kata seorang petugas. Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara menyatakan akan segera turun tangan memfasilitasi mediasi antara keluarga korban, pelaku, dan pihak sekolah.

Lembaga Perlindungan Anak setempat mendesak agar sekolah menerapkan program anti-bullying secara masif. “Ini adalah alarm bagi dunia pendidikan bahwa pengawasan di jam istirahat masih lemah. Edukasi karakter harus diperkuat,” tegas perwakilan lembaga tersebut melalui sambungan telepon.

  • Korban: Anisa Azahra Munaimbala (9), siswa SD di Minahasa Tenggara
  • Pemicu: ejekan tentang kondisi ekonomi ayah dan rumah tempat tinggal
  • Lokasi kejadian: Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara
  • Tindakan: keluarga melapor ke sekolah, polisi mengumpulkan keterangan, dinas pendidikan akan mediasi

Kepala sekolah tempat Icha menimba ilmu belum memberikan keterangan resmi. Namun melalui pesan singkat, ia mengakui adanya peristiwa tersebut dan menyebut pihaknya sedang melakukan investigasi internal. Guru-guru di kelas juga diminta untuk meningkatkan pengawasan saat jam istirahat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi psikologis Icha masih dipantau oleh orang tuanya. Ia enggan kembali ke sekolah untuk sementara waktu. Pemerintah kabupaten berjanji akan mengirimkan pendamping psikososial guna memulihkan trauma yang dialami Icha.

UPDATE Pukul 16.00 WITA: Bupati Minahasa Tenggara dijadwalkan mengunjungi keluarga Icha besok pagi untuk menyampaikan dukungan langsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User