Aug 30, 2026
breaking

Tangis Keluarga Pecah di Pemakaman Korban Penghakiman Massa Tabanan

BARU SAJA – Tangis histeris pecah saat jenazah KD, terduga pencuri ayam, dimakamkan siang ini di Tabanan, Bali. Keluarga meratapi kepergian pria berusia 45 tahun itu yang tewas setelah menjadi korba...

Tangis Keluarga Pecah di Pemakaman Korban Penghakiman Massa Tabanan

BARU SAJA – Tangis histeris pecah saat jenazah KD, terduga pencuri ayam, dimakamkan siang ini di Tabanan, Bali. Keluarga meratapi kepergian pria berusia 45 tahun itu yang tewas setelah menjadi korban aksi main hakim sendiri oleh massa.

Puluhan pelayat tak kuasa membendung air mata saat peti jenazah diturunkan ke liang lahan. Isak tangis anak dan istri korban memecah keheningan pemakaman yang digelar secara tertutup. Pihak keluarga menegaskan telah mengiklaskan kepergian KD sebagai musibah yang harus diterima.

Kronologi Penghakiman Massa

KD dilaporkan diteriaki maling oleh sekelompok warga pada Kamis malam lalu. Tanpa proses hukum, ia langsung dihakimi massa hingga tak berdaya. Tim medis yang tiba di lokasi menyatakan korban sudah tidak bernyawa akibat luka berat di sekujur tubuh.

Saksi mata menyebut aksi pengeroyokan berlangsung cepat dan brutal. Warga yang emosi tidak memberi kesempatan korban untuk menjelaskan diri. Polisi telah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak keluarga secara resmi menolak prosedur autopsi. Mereka memilih segera memakamkan jenazah dengan alasan ikhlas menerima kenyataan. “Kami serahkan semua kepada Tuhan. Kami tidak ingin memperpanjang masalah,” ujar seorang kerabat korban di sela pemakaman.

Kapolres Tegaskan Penegakan Hukum

Kapolres Tabanan memberikan pernyataan tegas bahwa aksi main hakim sendiri tidak bisa ditoleransi. Investigasi terus berjalan dan polisi berjanji menuntaskan kasus ini secara transparan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengambil tindakan sendiri terhadap terduga pelaku kejahatan.

  • Korban: KD, 45 tahun, warga Tabanan
  • Waktu kejadian: Kamis malam, sepekan sebelum pemakaman
  • Penyebab kematian: Luka berat akibat pengeroyokan
  • Status hukum: Beberapa terduga pelaku diamankan
  • Sikap keluarga: Ikhlas, menolak autopsi

Pemakaman berlangsung khidmat namun sarat duka. Tangis keluarga menjadi pengingat getir bahwa aksi main hakim sendiri selalu menyisakan luka mendalam bagi mereka yang ditinggalkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User