Aug 30, 2026
breaking

BREAKING: Kemenkumham Kecam Aksi Main Hakim Sendiri di Bali, Pria Tewas

BARU SAJU — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melontarkan kecaman keras. Seorang pria tewas dihajar massa di Bali. Dia dituduh mencuri ayam.Peristiwa terjadi di sebuah desa adat di Bali, Sabtu...

BREAKING: Kemenkumham Kecam Aksi Main Hakim Sendiri di Bali, Pria Tewas

BARU SAJU — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melontarkan kecaman keras. Seorang pria tewas dihajar massa di Bali. Dia dituduh mencuri ayam.

Peristiwa terjadi di sebuah desa adat di Bali, Sabtu dini hari. Korban berinisial S, 35 tahun. Warga menangkapnya di dekat kandang ayam. Massa langsung menghakimi tanpa proses.

Detik-Detik Mencekam

Saksi mata, Wayan, menuturkan suasana sangat brutal. "Mereka langsung memukuli S. Saya lihat darah di mana-mana," ujarnya. Korban sempat berteriak minta ampun. Tetapi massa tak peduli.

S dihantam bertubi-tubi di kepala dan tubuh. Ia terjatuh, namun pengeroyokan terus berlanjut. Beberapa warga mencoba melerai tetapi kewalahan. Tidak ada satu pun yang berhasil menghentikan amukan massa.

Polisi tiba sekitar 30 menit setelah kejadian. Sayangnya, nyawa S sudah tidak tertolong. Tim medis menyatakan korban tewas di tempat. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

  • Lokasi: Desa Adat X, Bali
  • Waktu: Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA
  • Korban: Pria 35 tahun, pekerja serabutan
  • Tuduhan: Mencuri ayam milik warga
  • Kondisi: Tewas dengan luka berat di sekujur tubuh

Kecaman Kemenkumham

Kemenkumham langsung bersuara. Juru Bicara Kemenkumham, Tubagus Erif Faturahman, mengecam aksi biadab itu. "Ini pembunuhan berkedok keadilan jalanan. Tidak ada pembenaran apa pun," tegasnya.

Tubagus menekankan setiap orang berhak atas proses hukum yang adil. Main hakim sendiri menciderai prinsip negara hukum. "Meskipun seseorang bersalah, menghilangkan nyawa di luar peradilan adalah kejahatan serius," tambahnya.

Kemenkumham meminta polisi mengusut tuntas dan menangkap semua pelaku. "Tidak boleh ada impunitas. Para pengeroyok harus diadili dan dihukum berat agar memberikan efek jera," ujar Tubagus.

  • Polisi diminta segera menetapkan tersangka
  • Aparat harus bertindak tegas tanpa tebang pilih
  • Masyarakat diimbau serahkan penegakan hukum ke aparat
  • Setiap dugaan kejahatan wajib dilaporkan, jangan dihakimi sendiri

Peringatan Keras

Kasus ini menambah catatan kelam aksi main hakim sendiri di Indonesia. Data Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat puluhan peristiwa serupa tiap tahun. Korban sering kali berasal dari kalangan ekonomi lemah.

Pengamat hukum menilai ketidakpercayaan publik terhadap penegak hukum jadi pemicu. Namun, hal itu tetap tidak membenarkan tindakan massa. "Negara ini punya hukum. Tidak boleh ada yang ambil jalan pintas dengan kekerasan," kata pengamat.

Langkah Polisi

Polres setempat kini tengah memeriksa sejumlah saksi. Polisi masih mengidentifikasi para terduga pelaku. Barang bukti dan rekaman video amatir mulai dikumpulkan.

Kapolres menegaskan komitmennya menuntaskan kasus ini. "Kami akan bertindak cepat. Siapa pun pelaku pengeroyokan akan kami proses secara hukum," ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penangkapan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User