Sudah 5 Bulan, Jalan Ambles di Pulo Gadung Belum Juga Diperbaiki
Jakarta - Kerusakan jalan berupa ambles yang terjadi di Jalan Cinta, kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, hingga kini masih belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait. Kondisi memprihatinkan ini
Jakarta - Kerusakan jalan berupa ambles yang terjadi di Jalan Cinta, kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, hingga kini masih belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait. Kondisi memprihatinkan ini telah berlangsung selama lima bulan dan semakin membatasi akses lalu lintas di wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan media kami di lapangan, jalan yang ambles tersebut kini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua. Sementara itu, kendaraan roda empat atau lebih terpaksa harus mencari jalur alternatif lain yang tentunya memakan waktu tempuh lebih lama. Kondisi ini jelas menimbulkan kemacetan baru, terutama pada jam-jam sibuk saat warga berangkat dan pulang kerja.
Salah seorang warga setempat, Andi (42), mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap lambannya penanganan perbaikan jalan. "Ini sudah lima bulan lebih. Awalnya hanya retak kecil, lama-lama ambles parah. Motor saja harus hati-hati lewat sini, mobil sudah tidak bisa sama sekali. Kami bingung harus mengadu ke mana lagi," keluhnya kepada tim liputan kami.
Amblesnya jalan diduga kuat disebabkan oleh gerusan air di bawah permukaan aspal akibat drainase yang buruk. Intensitas hujan tinggi yang melanda Jakarta dalam beberapa bulan terakhir disebut memperparah kondisi tanah, menciptakan rongga di bawah jalan yang akhirnya runtuh. Genangan air kerap terlihat di sekitar area ambles, menambah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Lebih lanjut, warga khawatir jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama tanpa adanya perbaikan berarti, amblesan akan semakin melebar dan membahayakan bangunan rumah atau toko di sekitarnya. Retakan pada tembok beberapa bangunan di dekat lokasi mulai tampak, mengindikasikan bahwa dampak pergerakan tanah sudah menjalar ke struktur bangunan di sekeliling jalan.
Laporan dari warga mengenai kerusakan ini mengaku sudah berulang kali disampaikan melalui aplikasi layanan pengaduan resmi dan ke kantor kelurahan setempat, namun hingga artikel ini diturunkan, belum ada tanda-tanda dimulainya proses perbaikan. Ketidakpastian ini memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait tanggung jawab dinas perhubungan dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait dalam menangani infrastruktur jalan di Ibu Kota.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur maupun Wali Kota setempat terkait target waktu perbaikan jalan ambles di Pulo Gadung tersebut. Warga berharap ada tindakan cepat sebelum insiden yang lebih fatal terjadi atau sebelum area tersebut benar-benar tidak bisa dilalui sama sekali.
Comments (0)