Shanghai Kerahkan Evakuasi Massal 283.000 Warga Jelang Kedatangan Topan Co-May

SHANGHAI — Otoritas Shanghai melakukan evakuasi terhadap sedikitnya 283.000 warga pada Rabu (30/7/2025) seiring mendekatnya Topan Co-May yang diprediksi ak

Jul 13, 2026 - 07:21
0 0
Shanghai Kerahkan Evakuasi Massal 283.000 Warga Jelang Kedatangan Topan Co-May

SHANGHAI — Otoritas Shanghai melakukan evakuasi terhadap sedikitnya 283.000 warga pada Rabu (30/7/2025) seiring mendekatnya Topan Co-May yang diprediksi akan mendarat untuk kedua kalinya di pusat finansial China tersebut. Badai tropis yang sebelumnya telah menyapu wilayah selatan Jepang dan Kepulauan Ryukyu ini diperkirakan mencapai daratan Shanghai pada malam hari waktu setempat dengan membawa angin berkecepatan tinggi serta hujan deras yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor.

Kronologi Pergerakan dan Antisipasi Topan Co-May

  1. Pagi Hari (07.00 – 09.00 Waktu Setempat): Pusat Meteorologi Nasional China (NMC) mengeluarkan peringatan level oranye—peringatan tertinggi kedua dalam sistem peringatan badai empat level di China. Topan Co-May terpantau berada di Laut China Timur, sekitar 350 kilometer tenggara Shanghai, bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 15-20 kilometer per jam.
  2. Siang Menjelang Sore (12.00 – 15.00): Pemerintah Kota Shanghai mengaktifkan protokol darurat dan memerintahkan evakuasi warga dari kawasan pesisir dan daerah rawan banjir. Distrik Pudong, Fengxian, Jinshan, dan Pulau Chongming menjadi prioritas utama relokasi. Tim penyelamat dikerahkan untuk membantu warga lanjut usia dan penyandang disabilitas.
  3. Sore Hari (16.00 – 18.00): Proses evakuasi mencapai puncaknya. Sebanyak 283.000 orang berhasil dipindahkan ke 1.200 titik pengungsian yang telah disiapkan di sekolah, pusat komunitas, dan gedung olahraga. Stok bantuan darurat termasuk air bersih, makanan siap saji, dan obat-obatan telah didistribusikan.
  4. Menjelang Malam (18.00 – 20.00): Bandara Internasional Pudong dan Bandara Hongqiao membatalkan lebih dari 600 penerbangan. Layanan kereta cepat (high-speed rail) dari dan menuju Shanghai juga dihentikan sementara. Jalan layang dan jembatan utama, termasuk Jembatan Donghai, ditutup untuk kendaraan umum.

Pendaratan Kedua yang Mengancam

Topan Co-May sebelumnya telah mendarat di Kepulauan Miyako, Jepang, pada Selasa (29/7), menyebabkan pemadaman listrik massal dan kerusakan infrastruktur. Kini, setelah menguat kembali di atas perairan hangat Laut China Timur, badai ini membawa angin berkelanjutan hingga 185 kilometer per jam dengan hembusan mencapai 210 kilometer per jam saat mendekati Shanghai. Biro Meteorologi Shanghai memperingatkan bahwa pendaratan kedua ini berpotensi membawa gelombang badai (storm surge) setinggi 2-3 meter di sepanjang pesisir Teluk Hangzhou.

Kecepatan angin maksimum tercatat 185 km/jam, menempatkan Co-May sebagai Topan Kategori 3 yang setara dalam skala Saffir-Simpson, meskipun klasifikasi di Pasifik Barat menggunakan sistem berbeda. Hujan dengan intensitas 150-250 milimeter diprediksi mengguyur Shanghai dan provinsi tetangga Zhejiang dalam 24 jam ke depan.

“Ini adalah pendaratan langsung pertama badai sekuat ini di Shanghai dalam satu dekade terakhir,” ujar Li Wei, Kepala Pusat Peringatan Badai Shanghai. “Kami meminta seluruh warga untuk tetap berada di dalam ruangan dan menghindari area pesisir hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Di Zhejiang, otoritas setempat turut mengevakuasi 150.000 warga dari kota pesisir Zhoushan dan Ningbo.

Shanghai, yang merupakan rumah bagi lebih dari 25 juta jiwa, memiliki Pelabuhan Shanghai—pelabuhan peti kemas tersibuk di dunia. Aktivitas bongkar muat di pelabuhan dihentikan total sejak pukul 14.00 waktu setempat. Bursa Efek Shanghai dan pusat bisnis Lujiazui tetap beroperasi, namun dengan pengamanan ketat dan imbauan bagi pekerja untuk bekerja dari rumah.

Pemerintah China telah mengirimkan tim tanggap bencana nasional ke Shanghai dan Zhejiang untuk mengoordinasikan upaya penyelamatan pascabadai. Militer China (PLA) juga menyiagakan 5.000 personel dan peralatan berat untuk antisipasi operasi bantuan darurat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

T: Mengapa Topan Co-May sangat berbahaya bagi Shanghai?
J: Shanghai terletak di delta Sungai Yangtze yang rendah dan padat penduduk, dengan sistem drainase yang rentan terhadap hujan ekstrem. Pendaratan langsung badai Kategori 3 dapat menyebabkan banjir perkotaan massal, kerusakan infrastruktur kritis, dan mengancam keselamatan lebih dari 25 juta penduduk metropolitan.

T: Apa yang membedakan Topan Co-May dari badai sebelumnya di Shanghai?
J: Shanghai jarang mengalami pendaratan langsung topan kuat karena biasanya badai melemah sebelum mencapai daratan atau berbelok ke selatan menuju Fujian/Guangdong. Topan Co-May mempertahankan intensitasnya berkat perairan hangat Laut China Timur dan tidak terhalang daratan besar sebelumnya, menjadikannya badai pendaratan langsung terkuat di Shanghai sejak Topan Bebinca (2024).

T: Bagaimana cara warga melindungi diri selama Topan Co-May berlangsung?
J: Warga harus tetap di dalam bangunan kokoh, menjauh dari jendela, menyimpan air bersih dan makanan darurat, serta mematikan aliran listrik jika air mulai masuk. Ikuti arahan dari otoritas lokal melalui siaran darurat dan jangan keluar hingga pengumuman resmi bahwa badai telah berlalu sepenuhnya.

[SOCIAL_TWEET]: 🚨 BREAKING: Topan Co-May mengancam Shanghai! 283.000 warga dievakuasi dalam 12 jam terakhir. Bandara tutup, 600+ penerbangan dibatalkan. Badai Kategori 3 dengan angin 185 km/jam akan mendarat malam ini. Ini pendaratan langsung terkuat dalam satu dekade. #TopanCoMay #Shanghai #EvakuasiDarurat

[SOCIAL_FB]: ⚠️ SITUASI DARURAT SHANGHAI: Lebih dari seperempat juta warga Shanghai telah dievakuasi menjelang pendaratan Topan Co-May malam ini. Badai berkekuatan 185 km/jam ini adalah ancaman serius bagi kota berpenduduk 25 juta jiwa yang jarang mengalami pendaratan topan langsung. Apa yang terjadi sejauh ini: ✅ 283.000 warga dari Pudong, Fengxian, Jinshan, dan Pulau Chongming sudah diungsikan ✅ 1.200 titik pengungsian diaktifkan dengan stok darurat lengkap ✅ Bandara Pudong dan Hongqiao batalkan 600+ penerbangan ✅ Pelabuhan Shanghai (tersibuk di dunia) hentikan operasi total ✅ 5.000 personel militer disiagakan untuk respons pascabadai Tetap pantau pembaruan resmi dan utamakan keselamatan! 🙏 #TopanCoMay #ShanghaiEvakuasi #DaruratBencana

[SOCIAL_TG]: 🔴 UPDATE TERKINI: Topan Co-May Menuju Shanghai ━━━━━━━━━━━━━━━━━ 📍 Posisi: 350 km tenggara Shanghai 💨 Kecepatan Angin: 185 km/jam (hembusan 210 km/jam) 🌊 Gelombang Badai: 2-3 meter 🕐 Perkiraan Pendaratan: Malam ini (30/7) 🚨 STATUS EVACUATION: ▸ Shanghai: 283.000 warga dievakuasi ▸ Zhejiang: 150.000 warga (Zhoushan & Ningbo) 🛑 PENUTUPAN: ▸ Bandara Pudong & Hongqiao: 600+ penerbangan batal ▸ Kereta cepat Shanghai: Dihentikan ▸ Jembatan Donghai & jalan layang: Ditutup ▸ Pelabuhan Shanghai: Operasi dihentikan ⚔️ PASUKAN: 5.000 personel PLA disiagakan Tetap di dalam ruangan. Pantau kanal resmi. Jangan sebarkan rumor.

[SOCIAL_THREADS]: Topan Co-May bukan badai biasa bagi Shanghai. Kota ini jarang mengalami pendaratan langsung topan kuat — terakhir kali yang sebanding adalah Bebinca tahun lalu. Malam ini, situasinya berbeda dan jauh lebih serius. Apa yang membuat Co-May begitu mengancam? Pertama, lintasannya. Setelah menghantam Kepulauan Miyako Jepang kemarin, badai ini menguat kembali di atas Laut China Timur yang hangat. Tak ada daratan besar yang melemahkannya sebelum mencapai Shanghai. Kedua, waktunya. Co-May akan mendarat malam hari saat visibilitas rendah, menyulitkan operasi penyelamatan jika terjadi keadaan darurat. Gelombang badai 2-3 meter mengancam kawasan pesisir Pasifik Shanghai yang padat penduduk. Yang sudah dilakukan otoritas Shanghai patut diapresiasi: 283.000 orang dievakuasi dalam waktu kurang dari 12 jam, 1.200 shelter disiapkan, dan koordinasi antara pemerintah kota, militer, serta tim SAR nasional berjalan cepat. Namun tantangan sesungguhnya dimulai setelah badai berlalu — banjir, pemadaman listrik, pohon tumbang, dan potensi tanah longsor di area pinggiran. Kita semua berharap persiapan ini cukup. Untuk warga Shanghai dan Zhejiang yang terdampak: tetap aman, tetap waspada. Material bisa diganti, nyawa tidak. 🙏

[TAGS]: Topan Co-May, evakuasi Shanghai, bencana alam China, Topan Kategori 3, badai tropis Pasifik, Zhejiang, Pudong

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User