ERIA Luncurkan Seri Kuliah Perkuat Perspektif ASEAN di Indo-Pasifik
Jakarta – Lanskap geopolitik dan ekonomi kawasan Indo-Pasifik terus bergerak dinamis, menuntut respons yang lebih cerdas dan terpadu dari negara-negara ang
Jakarta – Lanskap geopolitik dan ekonomi kawasan Indo-Pasifik terus bergerak dinamis, menuntut respons yang lebih cerdas dan terpadu dari negara-negara anggotanya. Merespons urgensi ini, Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) secara resmi meluncurkan sebuah platform dialog strategis terbaru yang diberi nama ERIA–ASEAN AOIP Lecture Series. Forum ini dirancang sebagai wadah untuk memperkuat perspektif kolektif ASEAN di tengah rivalitas kekuatan besar dan peluang kerja sama yang semakin kompleks.
Inisiatif ini diluncurkan sebagai respons atas kebutuhan untuk memperdalam pemahaman terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP), sebuah dokumen panduan yang disepakati oleh para pemimpin ASEAN pada 2019. AOIP menekankan sentralitas ASEAN—sebuah prinsip bahwa perhimpunan ini harus menjadi poros utama dalam membentuk arsitektur kawasan, bukan sekadar objek dari pertarungan pengaruh global. ERIA, sebagai lembaga think tank berbasis di Jakarta, telah lama menjadi mitra pengetahuan strategis bagi ASEAN dan kini hadir untuk menerjemahkan AOIP ke dalam diskursus yang lebih aksesibel dan inklusif.
Membangun Perspektif dari Dalam: Kapal Besar ASEAN di Laut Geopolitik
Peluncuran seri kuliah ini bukan sekadar seremoni akademis; ia adalah langkah konkret untuk membangun "antibodi" intelektual bagi perumus kebijakan, akademisi, dan pelaku bisnis di kawasan. Dinamika seperti Indo-Pacific Economic Framework (IPEF), Belt and Road Initiative (BRI), dan AUKUS menciptakan gelombang yang dapat menggoyahkan kesatuan ASEAN jika tidak dinavigasi dengan prinsip yang solid. AOIP menawarkan kerangka itu, dan ERIA bertindak sebagai nahkoda yang menyediakan "peta laut" berupa riset dan forum diskursus yang mendalam.
Serial ini akan mengangkat tema-tema krusial yang menyentuh langsung kedaulatan ekonomi dan keamanan komprehensif negara-negara Asia Tenggara. Topik-topik yang diagendakan meliputi:
- Pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif di Asia Tenggara;
- Tata kelola ekonomi digital dan keamanan data lintas batas;
- Transisi energi hijau dan ketahanan rantai pasok mineral kritis;
- Konektivitas maritim dan keamanan selat strategis.
Peran Vital ERIA sebagai Laboratorium Kebijakan
Dalam sambutannya, Presiden ERIA, Tetsuya Watanabe, menegaskan bahwa forum ini lahir dari visi untuk menjadikan AOIP sebagai dokumen yang hidup. "Kita tidak bisa hanya memiliki sebuah "outlook" di atas kertas. ERIA–ASEAN AOIP Lecture Series hadir untuk menyediakan ruang di mana para pemikir dan pembuat kebijakan ASEAN dapat saling menguji ide, memperdebatkan solusi, dan merumuskan narasi bersama yang autentik tentang Indo-Pasifik," ungkap Watanabe.
"ASEAN Outlook on the Indo-Pacific bukanlah alat untuk memihak salah satu kutub kekuatan. Ini adalah cetak biru untuk memastikan bahwa Asia Tenggara tetap menjadi pusat pertumbuhan yang damai, stabil, dan sejahtera. Melalui dialog berbasis bukti ini, kami ingin mengubah 'posisi sentral' dari sekadar jargon menjadi kenyataan operasional."
– Tetsuya Watanabe, Presiden ERIA
Pernyataan tersebut menggarisbawahi peran vital ERIA sebagai "laboratorium kebijakan" yang menjembatani kesenjangan antara komitmen politik tingkat tinggi para pemimpin ASEAN dan implementasi teknis di lapangan. Dengan meluncurkan seri ini, ERIA mengkonsolidasi posisinya sebagai pusat gravitasi data dan analisis ekonomi kawasan yang independen.
Kolaborasi dan Peserta: Sebuah Orkestra Diplomasi Pengetahuan
ERIA–ASEAN AOIP Lecture Series akan menghadirkan panelis dari spektrum yang sangat luas. Forum ini tidak hanya mengundang birokrat senior dari sekretariat nasional ASEAN, tetapi juga para teknolog, aktivis lingkungan, pelaku UMKM, hingga peneliti muda. Pendekatan multi-pemangku kepentingan ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya solid secara akademis tetapi juga realistis secara politik dan aplikatif secara sosial-ekonomi.
Sesi perdana yang menjadi titik tolak ini dihadiri secara hibrida oleh ratusan peserta dari seluruh negara anggota ASEAN serta mitra dialog seperti Jepang, Australia, dan India. Antusiasme ini menandakan "lapar"nya kawasan terhadap analisis yang menawarkan perspektif asli Asia, bukan lensa yang dipinjam dari perspektif geopolitik Global North. Ini adalah upaya dekolonisasi pengetahuan dalam ranah strategi kawasan.
ERIA berharap hasil dari setiap diskusi dalam seri kuliah ini dapat dikompilasi menjadi ringkasan kebijakan (policy brief) yang disampaikan langsung kepada Komite Perwakilan Tetap ASEAN (CPR) dan para menteri ekonomi. Dengan demikian, terdapat "jalur langsung" yang menghubungkan diskursus intelektual di ruang seminar dengan keputusan politik di meja perundingan.
Jadwal Strategis dan Konteks Regional
Peluncuran ERIA–ASEAN AOIP Lecture Series ini terjadi pada momen yang sangat strategis. Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 yang lalu telah meletakkan fondasi kuat bagi visi "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth". Keketuaan berjalan di Laos dan selanjutnya di masa depan memerlukan kontinuitas diskusi untuk menjaga momentum sentralitas ASEAN. Tanpa adanya diskursus berkelanjutan seperti yang difasilitasi oleh ERIA, AOIP berisiko menjadi dokumen statis yang dilupakan oleh dinamika geopolitik yang bergerak super cepat.
Dengan format kuliah yang rutin dan terbuka untuk publik, serial ini juga berfungsi sebagai alat literasi geopolitik bagi generasi muda Asia Tenggara. Di era di mana informasi menjadi senjata, memahami seluk-beluk AOIP dan posisi tawar regional adalah benteng pertahanan non-militer yang tak kalah pentingnya dari kapal patroli di laut Natuna Utara. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa diplomasi pengetahuan adalah pilar keempat dalam hubungan internasional kontemporer, melengkapi diplomasi tradisional yang dijalankan para duta besar.
[SOCIAL_TWEET]: ERIA resmi luncurkan ‘ERIA–ASEAN AOIP Lecture Series’! Sebuah laboratorium gagasan untuk perkuat sentralitas ASEAN di tengah rivalitas kekuatan besar di Indo-Pasifik. Saatnya suara Asia Tenggara bergema lebih lantang di panggung diplomasi global. #ASEAN #IndoPasifik #AOIP #ERIA[SOCIAL_TG]: 🌏 ERIA Luncurkan Seri Kuliah AOIP! Memperkuat suara ASEAN di tengah dinamika Indo-Pasifik. Dari ekonomi digital hingga keamanan maritim, forum ini siap mencetak cetak biru strategi kawasan. Selengkapnya ⬇️
Comments (0)