Senegal Depak Pape Thiaw: Piala Dunia 2026 dan Skandal AFCON Jadi Pemicu

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) secara resmi mengakhiri masa jabatan Pape Thiaw sebagai pelatih kepala tim nasional, hanya beberapa hari setelah Senegal tersingkir dari putaran 32 besar Piala Dunia ...

Jul 13, 2026 - 11:30
0 0

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) secara resmi mengakhiri masa jabatan Pape Thiaw sebagai pelatih kepala tim nasional, hanya beberapa hari setelah Senegal tersingkir dari putaran 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini dipercepat oleh merebaknya kontroversi seputar gelar Piala Afrika (AFCON) 2025 yang diraih Senegal di bawah kendalinya.

Performa Mengecewakan di Panggung Dunia

Langkah Senegal di Piala Dunia 2026 terhenti lebih awal dari target. Di babak 32 besar, tim berjuluk Singa Teranga itu takluk dari lawan yang secara peringkat berada di bawah mereka. Kekalahan dengan skor tipis namun menyakitkan itu memicu gelombang kritik dari para pendukung dan media lokal, yang menilai Thiaw gagal memaksimalkan potensi generasi emas seperti Sadio Mané, Nicolas Jackson, dan Lamine Camara.

Sepanjang turnamen, permainan Senegal dinilai kurang greget. Meski lolos dari fase grup sebagai runner-up, ketergantungan pada pemain senior dan minimnya rotasi menjadi sorotan tajam. Statistik memperlihatkan Senegal hanya mencetak empat gol dalam empat laga—produktivitas terendah mereka dalam satu dekade terakhir.

Bayang-Bayang Kontroversi AFCON 2025

Tak hanya hasil di Amerika Utara, posisi Thiaw semakin tak tertolong setelah FSF menerima laporan investigasi dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) terkait dugaan pelanggaran pada perjalanan menuju gelar AFCON 2025. Meski tidak dirinci secara publik, sumber internal menyebutkan temuan itu berkaitan dengan manipulasi administrasi pemain dan pelanggaran protokol antidoping di fase semifinal.

Kontroversi ini masih dalam proses sidang, namun desakan publik agar FSF bersikap tegas membuat federasi tidak punya banyak pilihan. 'Kami percaya langkah ini diperlukan untuk melindungi integritas sepak bola Senegal,' ujar seorang pejabat FSF yang enggan disebutkan namanya. Pihak Thiaw melalui perwakilannya menolak semua tuduhan dan menyebut keputusan FSF sebagai langkah buru-buru yang tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Gelombang protes dari suporter juga bermunculan di media sosial, dengan tagar #JusticeForThiaw sempat menjadi trending di Dakar.

Pasca-Pemecatan: Siapa Selanjutnya?

FSF mengumumkan bahwa mereka akan segera menunjuk pelatih interim untuk laga persahabatan dan kualifikasi Piala Afrika mendatang. Nama-nama seperti Aliou Cissé—pelatih yang membawa Senegal juara AFCON 2022—menjadi kandidat kuat untuk kembali menukangi tim. Sementara itu, Thiaw belum memberikan pernyataan resmi.

Pemecatan ini menambah panjang daftar pelatih yang gugur pasca-Piala Dunia 2026. Dengan bakat melimpah yang dimiliki Senegal, tekanan terhadap suksesor Thiaw dipastikan tak akan ringan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User