Sarapan Perdana Febrie di Rutan KPK: Menu Biasa, Tak Ada Istimewa

BARU SAJA — Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjalani pagi pertamanya sebagai tahanan dengan menu sarapan yang sama persis seperti penghuni lain di Rumah T...

Jul 27, 2026 - 23:37
0 0
Sarapan Perdana Febrie di Rutan KPK: Menu Biasa, Tak Ada Istimewa

BARU SAJA — Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjalani pagi pertamanya sebagai tahanan dengan menu sarapan yang sama persis seperti penghuni lain di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sejak Jumat malam (24/7), Febrie resmi ditahan. Kini, ia mengikuti seluruh rutinitas standar tanpa pengecualian. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukumnya, Febri Diansyah, yang menemui kliennya pada Senin pagi (27/7).

Menu Sarapan: Sederhana dan Setara

Febri Diansyah membeberkan isi piring pertama Febrie di balik jeruji. Tidak ada menu spesial. Tidak ada perlakuan berbeda.

  • Telur ceplok — lauk utama sumber protein
  • Bihun — sumber karbohidrat pendamping
  • Nasi putih — makanan pokok standar
  • Teh hangat — minuman penyerta

“Tadi sarapan pagi itu bareng dengan para tahanan lain. Ada telur ceplok, bihun, nasi putih sama teh,” ungkap Febri kepada awak media di depan gedung Rutan KPK, Jakarta.

Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang beredar tentang kemungkinan adanya fasilitas tambahan bagi mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung tersebut.

Tanpa Keistimewaan

Febri menegaskan bahwa kliennya sepenuhnya tunduk pada regulasi internal rumah tahanan. Tidak ada kompromi. Tidak ada jalur khusus.

“Dan itu perlakuannya sama dengan yang lain. Kita tahu betul kalau di KPK memang rutannya standarnya seperti itu. Enggak ada perlakuan khusus untuk satu pihak atau pihak yang lainnya,” lanjut Febri.

Penegasan ini penting mengingat posisi Febrie sebelumnya sebagai Jampidsus yang menangani sejumlah perkara besar dan sensitif.

Alasan di Balik Rutan KPK

Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung, Rudi Margono, sebelumnya menjelaskan pemilihan Rutan KPK sebagai lokasi penahanan bukanlah keputusan sembarangan. Pertimbangan keamanan dan perlindungan terhadap yang bersangkutan menjadi faktor dominan.

“Kebanyakan menanyakan kenapa di KPK? Nah, kita memastikan yang bersangkutan pernah setidaknya berjasa menangani kasus-kasus besar, ya kasus besar,” ujar Rudi.

Dengan demikian, penempatan Febrie di fasilitas tersebut sekaligus menjadi langkah mitigasi atas potensi risiko yang mungkin timbul mengingat rekam jejaknya selama bertahun-tahun mengusut perkara kelas kakap.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Rutan KPK dilaporkan tetap kondusif. Febrie menjalani masa penahanan perdana dengan kondisi kesehatan yang baik dan kooperatif mengikuti seluruh prosedur yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User