Said Iqbal Bongkar Perlakuan Tidak Manusiawi terhadap Karyawan Percetakan yang Disandra di Senen

Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus penyekapan tiga karyawan sebuah perusahaan percetakan di ka

Jul 06, 2026 - 13:05
0 0
Said Iqbal Bongkar Perlakuan Tidak Manusiawi terhadap Karyawan Percetakan yang Disandra di Senen

Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus penyekapan tiga karyawan sebuah perusahaan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Said Iqbal menegaskan bahwa kasus ini telah menarik perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto lantaran bentuk perlakuannya yang dinilai sangat melukai rasa kemanusiaan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, pernyataan tersebut disampaikan Said Iqbal saat menggelar konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya. Ia menekankan bahwa aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh pemilik percetakan bukan hanya melanggar hukum pidana, tetapi juga secara gamblang bertentangan dengan nilai-nilai dasar negara, khususnya sila kedua Pancasila.

Laporan Pertemuan dengan Korban Tegar

Said Iqbal mengaku telah turun langsung menemui salah satu korban selamat bernama Tegar untuk memastikan kondisi psikologis dan kronologi penyekapan. Dalam pertemuan tersebut, ia menemukan bukti kuat adanya perlakuan yang merendahkan martabat manusia.

"Di situ saya jumpai beberapa hal, satu: benar bahwa mereka bertiga termasuk Tegar diperlakukan tidak manusiawi, antara lain: diarak tanpa melalui sebuah proses hukum, jadi di depannya di arak," ujar Said Iqbal dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Menurut Said Iqbal, aksi arak-arakan yang dialami para korban tersebut dilakukan secara semena-mena tanpa adanya putusan atau prosedur penahanan yang sah. Ia menilai pemilik usaha telah mengambil alih peran aparat penegak hukum dengan mempertontonkan para pekerja yang diduga melakukan kesalahan kepada publik secara tidak bermartabat.

Lebih lanjut, Penasihat Khusus Presiden ini menyoroti bahwa dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pemilik percetakan tersebut merupakan bentuk nyata dari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di sektor ketenagakerjaan. Ia memastikan pemerintah akan mengawal ketat proses hukum di Polda Metro Jaya agar memberikan efek jera dan memastikan tidak ada lagi buruh yang menjadi korban perbudakan modern atau penyekapan oleh majikan.

Dorongan Penegakan Hukum Tegas

Kehadiran Said Iqbal di Polda Metro Jaya juga menjadi sinyal kuat bahwa Istana tidak akan tinggal diam melihat praktik ketenagakerjaan yang eksploitatif. Pihaknya mendesak aparat untuk menjerat pelaku dengan pasal berlapis, termasuk pasal perampasan kemerdekaan dan pelanggaran berat terhadap hak-hak pekerja.

"Presiden sangat memberikan perhatian. Tidak boleh ada tempat bagi para pengusaha yang memperlakukan pekerjanya seperti budak di negara ini. Ini melukai Pancasila, melukai konstitusi kita," tegas Said Iqbal.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik Polda Metro Jaya masih terus mendalami motif dan kronologi lengkap penyekapan tersebut serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi lain. Publik pun menanti langkah cepat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang mencoreng wajah dunia usaha tanah air ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User