RI Bakal Ekspor Listrik ke Singapura 3,4 GW

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendapat amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk merealisasikan proyek ekspor listrik ke Singapura dengan kapasitas mencapai 3,4 Gigaw

Jul 08, 2026 - 00:20
0 0
RI Bakal Ekspor Listrik ke Singapura 3,4 GW

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendapat amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk merealisasikan proyek ekspor listrik ke Singapura dengan kapasitas mencapai 3,4 Gigawatt (GW). Rencana ini menjadi salah satu bahasan utama dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (6/7/2026).

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggandeng dua perusahaan energi raksasa asal Singapura, yaitu Keppel dan Sembcorp, untuk merealisasikan kerja sama strategis ini. Menurutnya, proyek tersebut telah dirintis sejak lebih dari empat tahun lalu dan kini memasuki fase akselerasi berkat dukungan penuh dari kepala negara.

Proyek Jangka Panjang yang Saling Menguntungkan

Rosan menekankan bahwa ekspor listrik ini bukan sekadar transaksi bisnis biasa, melainkan langkah strategis yang akan menciptakan dampak positif bagi perekonomian Indonesia dan Singapura. Bagi Indonesia, proyek ini akan membuka peluang investasi besar-besaran di sektor energi baru terbarukan, menciptakan lapangan kerja, membangun infrastruktur transmisi modern, serta memperkuat posisi devisa negara. Sementara bagi Singapura, pasokan listrik dari Indonesia akan memperkokoh ketahanan energi nasional mereka yang selama ini sangat bergantung pada gas alam impor.

Kapasitas ekspor sebesar 3,4 GW merupakan angka yang sangat signifikan. Jika terealisasi, Indonesia akan menjadi salah satu pemasok listrik terbesar di kawasan ASEAN, sekaligus menunjukkan komitmen serius dalam transisi energi bersih. Sejumlah studi menyebutkan bahwa proyek ini berpotensi memasok kebutuhan listrik untuk jutaan rumah tangga di Singapura dan mengurangi emisi karbon secara substansial melalui pemanfaatan energi terbarukan.

Kolaborasi Erat dengan Swasta

Dalam pernyataannya usai pertemuan, Rosan menegaskan bahwa Danantara tidak akan berjalan sendiri. Badan ini akan berkolaborasi intensif dengan sektor swasta, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk membangun pembangkit listrik dan jaringan transmisi bawah laut yang menghubungkan kedua negara.

"Tadi Bapak Presiden mengamanatkan untuk Danantara bersama-sama nanti dengan dunia usaha, dengan private sector untuk membangun. Ini kan sudah lama sebenarnya, sudah empat tahun lah ya lebih. Untuk supaya kerja sama ini bisa terlaksana," ungkap Rosan.

Ia menambahkan, dengan adanya mandat langsung dari Presiden Prabowo, seluruh kendala birokrasi dan regulasi yang selama ini menghambat proyek diharapkan dapat segera dituntaskan. Pertemuan bilateral tersebut juga menghasilkan komitmen dari kedua pemimpin untuk mempercepat proses perizinan lintas batas sehingga konstruksi dapat dimulai dalam waktu dekat.

Bagi BPI Danantara yang merupakan sovereign wealth fund Indonesia, proyek ini menjadi salah satu portofolio investasi unggulan yang tidak hanya menjanjikan keuntungan finansial, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi antara Indonesia dan Singapura. Dengan dukungan mitra global seperti Keppel dan Sembcorp, langkah Indonesia mengekspor listrik kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang semakin dekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User