Prof. Masdar Hilmy: Buku ‘Mengawal Pangan Menuai Aman’ Tunjukkan Sisi Lain Pengabdian Polri
Jakarta – Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Masdar Hilmy, memberikan penilaian mendalam terhadap buku berjudul ‘Mengawal Pangan Menuai Aman’. Menurutnya, kar
Jakarta – Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Masdar Hilmy, memberikan penilaian mendalam terhadap buku berjudul ‘Mengawal Pangan Menuai Aman’. Menurutnya, karya tulis tersebut menghadirkan perspektif baru yang menyegarkan mengenai peran strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Buku ini dinilai berhasil mengungkap kontribusi nyata korps Bhayangkara dalam mengawal program pengembangan jagung yang dampaknya terasa langsung pada peningkatan produksi pertanian di tanah air.
Dalam acara bedah buku yang digelar di Pusat Studi Kepolisian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/6/2026), Prof. Masdar menyampaikan apresiasinya. Ia menekankan bahwa kehadiran buku ini sangat penting untuk mengedukasi publik. Selama ini, masyarakat lebih banyak mengenal Polri dari sisi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Buku ini memperlihatkan dimensi lain bahwa kepolisian juga berfungsi sebagai sistem pendukung yang krusial bagi program-program strategis pemerintah, khususnya di sektor pangan.
Apresiasi Terhadap Fungsi Supporting System Polri
Prof. Masdar Hilmy secara eksplisit menyoroti kemampuan Polri dalam menjalankan fungsi supporting system. Ia menilai publik perlu memahami bahwa pengamanan ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab kementerian teknis, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif dari institusi kepolisian. Dukungan pengamanan dan pengawalan yang dilakukan Polri di lapangan terbukti mendorong distribusi dan produktivitas komoditas strategis seperti jagung.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat bahwa ternyata Kepolisian Republik Indonesia mampu menjalankan fungsi supporting system dalam pengamanan ketahanan pangan di Indonesia," ujar Prof. Masdar dalam pemaparannya.
Buku ‘Mengawal Pangan Menuai Aman’ sendiri merupakan hasil pemikiran dan pengalaman lapangan dari tiga perwira tinggi Polri, yaitu Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Anwar, serta Irjen Susilo Teguh Raharjo. Karya ini mendokumentasikan bagaimana pendampingan dan pengawalan yang dilakukan jajaran kepolisian di berbagai daerah mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi para petani untuk meningkatkan hasil panen mereka. Fokus pada sektor jagung menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat agraris mampu mewujudkan kedaulatan pangan.
Menurut laporan yang dihimpun media kami, diskusi tersebut berlangsung hangat dengan dihadiri oleh para akademisi, perwira kepolisian, serta mahasiswa STIK-PTIK. Analisis dalam buku ini dianggap sebagai angin segar di tengah upaya pemerintah mencari formula tepat untuk memperkuat cadangan pangan nasional di tengah tantangan global. Prof. Masdar berharap agar model pengawalan serupa dapat direplikasi di sektor pertanian lainnya, sehingga citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat semakin melekat kuat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mengamankan hajat hidup orang banyak melalui ketahanan pangan.
Comments (0)