Aug 27, 2026
breaking

Pria Tewas Dikeroyok di Morowali, Diduga Hendak Curi Motor

MOROWALI, DETIK INI JUGA — Aksi main hakim sendiri kembali terjadi. Seorang pria berinisial S tewas di tangan massa, Selasa (15/4) malam. Warga menduga ia hendak mencuri sepeda motor di wilayah Keca...

Pria Tewas Dikeroyok di Morowali, Diduga Hendak Curi Motor

MOROWALI, DETIK INI JUGA — Aksi main hakim sendiri kembali terjadi. Seorang pria berinisial S tewas di tangan massa, Selasa (15/4) malam. Warga menduga ia hendak mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah. Polisi langsung bergerak cepat mengamankan lokasi dan memeriksa sejumlah saksi.

Kronologi Singkat

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun di lapangan, insiden berdarah ini bermula sekitar pukul 21.00 WITA. S diduga mencoba merusak kunci kontak sebuah motor yang terparkir di depan rumah warga. Teriakan “maling” memecah keheningan malam. Puluhan warga yang berjaga langsung mengejar dan menangkap S.

Tanpa proses hukum, amuk massa tak terbendung. S mengalami luka serius di sekujur tubuh. Petugas kepolisian dari Polsek Bahodopi tiba sekitar 20 menit kemudian, namun nyawa S tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas setempat.

Fakta Kunci

  • Lokasi: Perumahan warga di Kecamatan Bahodopi, Morowali.
  • Waktu kejadian: Selasa malam, 15 April 2025, sekitar pukul 21.00 WITA.
  • Korban: Pria dewasa inisial S, identitas lengkap masih didalami.
  • Dugaan awal: Hendak mencuri sepeda motor milik warga.
  • Kondisi terakhir: Meninggal dunia setelah dikeroyok massa.
  • Penanganan: Polres Morowali ambil alih penyelidikan.

Respon Aparat

Kapolres Morowali, AKBP Faisal Ramadhani, melalui Kasat Reskrim membenarkan peristiwa ini. “Kami sudah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi kunci,” ujarnya singkat. Polisi juga mengamankan sepeda motor yang diduga menjadi sasaran pencurian serta alat kunci palsu yang ditemukan di lokasi.

Menit lalu, tim Inafis Polres Morowali dan unit identifikasi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Beberapa warga yang diduga terlibat pengeroyokan masih dalam pemeriksaan intensif. Polisi membuka kemungkinan menetapkan tersangka setelah gelar perkara.

Himbauan & Perkembangan

Kasus ini memicu keprihatinan mendalam. Polda Sulteng melalui Kabid Humas menegaskan, tindakan main hakim sendiri adalah pelanggaran hukum berat. “Warga jangan mengambil tindakan sendiri. Serahkan kepada aparat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi berangsur kondusif. Patroli skala besar disiagakan untuk mencegah aksi balasan atau eskalasi konflik. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Morowali untuk autopsi. Perkembangan akan terus di-update setiap menit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User