Pria Tangerang Tusuk Warga Secara Acak, Pelaku Dibekuk Polisi
BARU SAJA — Aksi brutal seorang pria yang menusuk warga secara acak di kawasan Tangerang terekam kamera dan viral dalam hitungan jam. Pelaku kini telah diringkus aparat kepolisian setempat setelah s...
BARU SAJA — Aksi brutal seorang pria yang menusuk warga secara acak di kawasan Tangerang terekam kamera dan viral dalam hitungan jam. Pelaku kini telah diringkus aparat kepolisian setempat setelah sempat membuat geger permukiman padat penduduk.
Rekaman Amatir Ungkap Kengerian
Video berdurasi 1 menit 28 detik yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria bertelanjang dada berlari sambil memegang benda tajam diduga pisau. Tanpa memilih target, ia menghampiri pejalan kaki dan pengendara motor yang melintas, kemudian menusuk bagian tubuh secara membabi buta.
Beberapa warga yang panik berhamburan menjauh. Suara teriakan histeris terdengar jelas dalam rekaman. "Aku lihat sendiri dia lari ke arah ibu-ibu yang lagi belanja. Semrawut, semua pada lari," ujar Saksi mata, Arif (42), saat ditemui di lokasi.
Pelaku Diringkus Kurang dari 3 Jam
Menurut keterangan Kapolres Metro Tangerang, penangkapan terjadi dalam waktu kurang dari tiga jam setelah video tersebut menyebar. Tim gabungan dari Polsek dan Satreskrim melacak keberadaan pelaku melalui rekaman CCTV dan laporan warga.
- Lokasi kejadian: depan sebuah minimarket di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan.
- Waktu: Rabu (16/10/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.
- Korban: dua orang mengalami luka tusuk serius, satu kritis di bagian dada.
- Identitas pelaku: pria berinisial S (29), warga Ciledug.
UPDATE: Pelaku ditemukan bersembunyi di sebuah rumah kosong tidak jauh dari lokasi. "Begitu dapat info persisnya, tim langsung kepung. Dia tidak melawan, cuma diam saja," kata Kapolres.
Kondisi Korban dan Barang Bukti
Dua korban luka langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Data medis menunjukkan satu korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri yang menembus paru-paru. Saat ini masih dalam perawatan intensif. Korban kedua, seorang karyawan swasta, menderita luka di lengan dan punggung dan kini sudah stabil.
Polisi menyita sebilah pisau dapur berukuran 20 sentimeter yang diduga digunakan pelaku, beserta sepeda motor yang digunakan untuk melarikan diri. "Pisau itu masih ada bercak darahnya," ujar Kapolres.
Motif Masih Diselidiki, Diduga Gangguan Jiwa
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih mendalami motif pelaku. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan pelaku diduga mengalami gangguan jiwa berat. "Dia ngomong sendiri, matanya kosong. Di kantongnya ada surat rujukan dari puskesmas buat periksa ke dokter jiwa, tapi belum sempat dipakai," ungkap seorang penyidik yang enggan disebut namanya.
Keluarga pelaku mengakui bahwa S sudah sebulan terakhir sering berhalusinasi dan mengurung diri. Namun, mereka tidak menyangka akan berujung pada tindak kekerasan di ruang publik.
Respons Aparat dan Imbauan ke Warga
Polres Metro Tangerang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan video kejadian secara berlebihan karena dapat memicu trauma bagi korban dan keluarga. Patroli keamanan di titik-titik keramaian juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian serupa.
"Kami pastikan situasi sudah aman. Pelaku sudah kami amankan. Untuk korban, kami akan dampingi pemulihannya," tegas Kapolres.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya layanan kesehatan jiwa yang mudah diakses. Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres untuk menjalani pemeriksaan psikologis sebelum penetapan status hukum lebih lanjut.
SIAGA: Warga diminta segera menghubungi call center 110 jika melihat tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar.
Comments (0)