Pria Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Klinik Kecantikan Kebayoran Baru

JAKARTA SELATAN — Seorang pria bernama Sutrimo mendadak ditemukan dalam kondisi tidak responsif di salah satu klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). Hi...

Jul 28, 2026 - 04:41
0 0
Pria Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Klinik Kecantikan Kebayoran Baru

JAKARTA SELATAN — Seorang pria bernama Sutrimo mendadak ditemukan dalam kondisi tidak responsif di salah satu klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian.

Kronologi Penemuan Korban

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan Sutrimo pertama kali ditemukan oleh staf klinik sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban didapati tergeletak di sebuah ruang perawatan yang berada di lantai dua gedung. Saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya mengaku sempat mendengar suara seperti benda jatuh sebelum akhirnya menemukan korban sudah tak sadarkan diri.

"Saya langsung memanggil rekan lain dan menghubungi ambulans. Kondisinya sangat lemah, napasnya tersengal-sengal," ujar saksi tersebut. Tim medis darurat tiba sekitar 20 menit kemudian dan segera melakukan evakuasi ke rumah sakit terdekat.

Kondisi Korban dan Dugaan Sementara

Hingga malam harinya, Sutrimo masih menjalani perawatan intensif. Belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit mengenai diagnosis pasti. Namun, sejumlah dugaan awal mengarah pada kemungkinan reaksi alergi terhadap zat yang digunakan dalam prosedur perawatan wajah, mengingat jenis layanan yang diberikan klinik tersebut.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan menunggu hasil visum sementara," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan melalui pesan singkat. Sampel obat dan alat yang digunakan dalam prosedur juga telah diamankan sebagai barang bukti.

Status Klinik dan Izin Operasional

Klinik kecantikan tempat kejadian berlokasi di jalan utama Kebayoran Baru dan diketahui telah beroperasi selama lebih dari dua tahun. Sejumlah poster promosi yang terpampang di depan gedung mengklaim menawarkan layanan perawatan wajah non-bedah serta terapi kulit dengan teknologi modern.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan akan segera mengecek legalitas dan kompetensi tenaga medis di fasilitas tersebut. "Kami akan turunkan tim inspeksi untuk memastikan apakah klinik ini memenuhi standar operasional prosedur," tegas seorang pejabat dinas yang dihubungi terpisah.

Respons Manajemen dan Langkah Investigasi

Pihak manajemen klinik belum memberikan pernyataan terbuka. Awak media yang mendatangi lokasi hanya mendapatkan keterangan singkat bahwa pihak internal sedang fokus membantu proses hukum dan evakuasi korban.

Kapolsek Kebayoran Baru mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang diselidiki dan belum menetapkan tersangka. "Kami akan memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan ahli, dan mengonfrontasi keterangan saksi. Jika ada unsur kelalaian, tentu akan ditindak sesuai hukum," ujarnya.

Masyarakat sekitar mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Beberapa warga yang biasa melintas di depan klinik mengaku tidak pernah mendengar keluhan atau insiden serupa sebelumnya. "Baru kali ini ramai begini. Biasanya klinik itu sepi tapi banyak yang datang," tutur seorang penjaga toko di seberang lokasi.

Penyidik juga tengah menelusuri rekam medis korban guna mengidentifikasi kemungkinan adanya riwayat penyakit bawaan yang dapat memicu kondisi darurat semacam itu. Sementara itu, keluarga korban yang telah dihubungi berharap agar pihak klinik bertanggung jawab penuh atas kejadian ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User