Presenter TVRI Yanto Idorway Tewas Terseret Arus Sungai Papua
BREAKING NEWS — Kabar duka menyelimuti dunia penyiaran Indonesia. Yanto Idorway, presenter TVRI, dinyatakan meninggal dunia usai hilang terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Papua Barat....
BREAKING NEWS — Kabar duka menyelimuti dunia penyiaran Indonesia. Yanto Idorway, presenter TVRI, dinyatakan meninggal dunia usai hilang terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Papua Barat.
Detik-Detik Insiden
Peristiwa nahas terjadi pada Senin petang. Saksi mata melaporkan korban berusaha menyeberangi aliran sungai yang tiba-tiba meluap akibat hujan deras di hulu. Arus yang sangat kuat langsung menyeret tubuhnya hingga menghilang dari pandangan. Rekan-rekan korban yang panik segera meminta pertolongan, namun upaya pencarian awal terkendala derasnya aliran air dan minimnya peralatan.
Operasi SAR Dini Hari
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan lokal diterjunkan tak lama setelah laporan masuk. Medan berbatu serta cuaca buruk mempersulit proses pencarian. Setelah lebih dari 12 jam, tim berhasil menemukan jenazah Yanto sekitar 3 kilometer dari titik ia terseret. Jasad tersangkut di sela-sela batu besar di dasar sungai. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kontur sungai yang curam dan licin.
Konfirmasi Resmi TVRI
Manajemen TVRI membenarkan kabar duka melalui pernyataan resmi. Direktur Utama menyampaikan duka mendalam dan menyebut almarhum sebagai jurnalis berdedikasi tinggi. "Yanto adalah sosok pekerja keras yang selalu ceria. Kami sangat kehilangan," ujar pernyataan tersebut. Yanto dikenal sebagai pembawa acara berita yang akrab di hati pemirsa Papua Barat dan kerap turun langsung meliput peristiwa di pelosok timur Indonesia.
Imbauan Keselamatan
Pihak kepolisian setempat masih mendalami insiden ini, meski dugaan kuat mengarah pada kecelakaan murni akibat faktor alam. Masyarakat dihimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai saat musim hujan intensitas tinggi. Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga di Manokwari.
Kepergian Yanto menyisakan luka bagi insan pers tanah air. Rekan-rekan sejawat dan pemirsa setia mengirimkan doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
Comments (0)