Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrok Menteng
JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung BARU SAJA mengeluarkan seruan resmi pascabentrokan yang mengguncang kawasan Menteng. Ia meminta seluruh warga Ibu Kota menahan diri dan tak mudah terpanc...
JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung BARU SAJA mengeluarkan seruan resmi pascabentrokan yang mengguncang kawasan Menteng. Ia meminta seluruh warga Ibu Kota menahan diri dan tak mudah terpancing isu provokatif.
Pernyataan ini disampaikan MENIT LALU menyusul laporan bentrokan antarwarga yang memicu ketegangan di pemukiman padat Menteng. Situasi sempat memanas dan mengundang reaksi berantai di media sosial.
"Mari jaga Jakarta. Jangan sampai kita diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah," tegas Pramono dalam keterangan pers singkat yang dikonfirmasi tim redaksi.
Kronologi dan Situasi Terkini
Bentrokan dilaporkan pecah pada Minggu malam (27/7) dan dengan cepat menyebar ke sejumlah titik. SUMBER KONFIRMASI menyebut pemicu awal adalah cekcok antarindividu yang membesar menjadi aksi massa.
- LOKASI: Jalan Menteng Raya dan gang-gang sekitar permukiman padat.
- WAKTU: Pukul 20.30 WIB, Minggu 27 Juli 2026.
- DAMPAK: Beberapa kendaraan rusak, kaca pecah, dan warga sekitar dievakuasi sementara.
Penanganan dan Evakuasi
Aparat keamanan bergerak cepat mengamankan TKP. UPDATE dari lapangan menyebutkan korban luka telah dilarikan ke puskesmas terdekat. Belum ada laporan korban jiwa hingga berita ini diturunkan.
"Semua pihak harus menahan diri," kata seorang saksi mata yang enggan disebut namanya. "Suasana sempat mencekam, tapi sekarang sudah mulai kondusif."
Imbauan Gubernur: Jaga Jakarta
Pramono menekankan pentingnya soliditas warga Jakarta. Ia mengingatkan bahwa provokasi bisa datang dari mana saja, termasuk melalui pesan berantai dan unggahan media sosial yang tidak bertanggung jawab.
"Kami sedang bekerja sama dengan aparat untuk memastikan keamanan. Warga harap tenang dan laporkan jika ada hal mencurigakan," lanjutnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut tengah mengaktifkan posko pengaduan darurat serta memperkuat patroli di titik-titik rawan. Langkah ini diambil untuk mencegah eskalasi susulan dan menjaga stabilitas kota.
Perkembangan Penyelidikan
Polisi masih mendalami penyebab pasti bentrokan. DILAPORKAN beberapa orang telah diamankan untuk dimintai keterangan. Barang bukti berupa rekaman CCTV dan video amatir sedang dianalisis.
Warga diimbau tidak menyebarkan video kekerasan yang bisa memicu kemarahan baru. "Saring sebelum sharing," tegas Pramono menutup pernyataannya.
Situasi di Menteng saat ini berstatus SIAGA. Tim gabungan masih berjaga di lokasi. Redaksi akan terus menyampaikan perkembangan terbaru dari lapangan.
Comments (0)