PAN Sebut Rencana Kaesang Maju di Dapil Puan Hal Biasa
Jakarta - Rencana Kaesang Pangarep mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2029 mendapat sorotan. Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi kabar tersebut dengan dingin, menyebutnya seba...
Jakarta - Rencana Kaesang Pangarep mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2029 mendapat sorotan. Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi kabar tersebut dengan dingin, menyebutnya sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Daulay, mengungkapkan bahwa partainya tidak mempermasalahkan langkah politik putra Presiden Joko Widodo itu. Menurutnya, tidak ada yang istimewa dari pencalonan seseorang di daerah pemilihan tertentu.
Hak Politik Setiap Warga Negara
Saleh Daulay menekankan bahwa konstitusi menjamin setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan. "Ini murni hak politik yang melekat pada setiap individu. Siapa pun boleh mendaftar sebagai caleg di mana saja, termasuk di dapil yang selama ini dikenal sebagai basis tokoh nasional," jelasnya di Kompleks Parlemen, Rabu (12/6/2024).
Ia menambahkan, PAN justru melihat partisipasi generasi muda seperti Kaesang sebagai sinyal positif bagi regenerasi politik. "Kalau ada anak muda yang mau terjun ke dunia politik, itu bagus. Kami tidak akan menghalangi, apalagi sampai membuat kegaduhan yang tidak perlu," tegasnya.
Dapil Puan Maharani Jadi Sorotan
Rencana Kaesang maju di daerah pemilihan yang selama ini diwakili oleh Puan Maharani, Ketua DPP PDIP, memicu spekulasi. Dapil Jawa Tengah V atau dapil serupa yang menjadi basis keluarga Soekarno itu dianggap strategis. Namun, Saleh enggan mengaitkan pencalonan Kaesang dengan rivalitas politik tertentu.
"Kami tidak melihat ini sebagai bentuk intervensi atau upaya menggeser tokoh tertentu. Ini kontestasi normal. Semua kandidat akan diuji oleh pemilih. Kalau memang diterima masyarakat, ya sah-sah saja," ujarnya.
Kaesang sendiri belum secara resmi mengumumkan pencalonannya. Namun, sejumlah elite politik sudah memberi sinyal bahwa ia akan diusung oleh partai tertentu. PAN, yang memiliki hubungan baik dengan keluarga Jokowi, belum menyatakan akan mendukung atau menolak pencalonan itu.
"Kami akan melihat mekanisme partai. Yang jelas, PAN tidak pernah menutup pintu bagi siapa pun yang ingin berjuang bersama," kata Saleh.
Ia juga mengingatkan agar publik tidak membesar-besarkan isu ini. "Pemilu masih lama. Fokus kita sekarang adalah bekerja untuk kesejahteraan rakyat, bukan sibuk mengurusi spekulasi pencalonan," tutupnya.
Comments (0)