Prabowo: Tak Lama Lagi Kita Jadi Lumbung Padi Dunia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme tinggi bahwa Indonesia dalam waktu dekat akan menyandang status sebagai lumbung padi dunia. Keyakinan ini kian membuncah setelah beliau meninjau langsun

Jul 08, 2026 - 19:19
0 0
Prabowo: Tak Lama Lagi Kita Jadi Lumbung Padi Dunia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme tinggi bahwa Indonesia dalam waktu dekat akan menyandang status sebagai lumbung padi dunia. Keyakinan ini kian membuncah setelah beliau meninjau langsung teknologi budi daya padi modern di Gorontalo yang terbukti mampu mendongkrak produktivitas gabah hingga dua kali lipat atau 100 persen.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung pada Rabu (24/6/2026), tepat setelah Presiden memberikan pidato inspiratif dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo. Di hadapan ribuan petani dan nelayan yang hadir, Kepala Negara menyampaikan visi besar ketahanan pangan. Didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden kemudian menyempatkan diri meninjau demonstrasi plot padi yang menerapkan teknologi pertanian terkini di lokasi tersebut.

Dalam keterangan pers singkat seusai peninjauan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inovasi di sektor pertanian tersebut. Ia menekankan bahwa lompatan produksi hingga 100 persen merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas besar untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri, bahkan bersaing di kancah global.

“Saya sungguh mengapresiasi teknologi ini. Peningkatan produktivitas gabah hingga 100 persen membuktikan bahwa kita mampu. Tidak lama lagi, Indonesia akan menjadi lumbung padi dunia,” ungkap Presiden penuh keyakinan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang turut mendampingi menjelaskan bahwa model budi daya padi modern yang dipresentasikan adalah hasil riset multi-tahun yang kini siap direplikasi secara luas. Pemerintah menargetkan percepatan adopsi teknologi serupa di seluruh sentra produksi padi nasional. “Kami akan mempercepat replikasi model ini ke semua provinsi lumbung padi. Dengan teknologi ini, produksi bisa naik signifikan dalam tiga tahun ke depan,” ujar Amran.

Teknologi yang disaksikan Presiden mencakup sistem irigasi efisien, penggunaan varietas unggul adaptif perubahan iklim, serta penerapan digital farming dan mekanisasi penuh dari proses tanam hingga panen. Pendekatan terintegrasi tersebut memungkinkan petani lokal menghasilkan gabah jauh melampaui rata-rata produktivitas nasional yang selama ini berkisar 5,2 ton per hektare.

Optimisme Presiden Prabowo ini melanjutkan komitmen pemerintah untuk menjadikan pertanian sebagai pilar utama ekonomi. Sejumlah program strategis seperti perluasan areal tanam baru, distribusi pupuk dan benih bersubsidi tepat sasaran, serta pembangunan infrastruktur irigasi terus digenjot guna mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Peninjauan lapangan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa transformasi pertanian bukan sekadar jargon, melainkan aksi nyata.

Para petani dan kelompok tani yang hadir di Gorontalo menyambut antusias visi besar tersebut, seraya berharap dukungan sarana prasarana dan pendampingan teknis terus berlanjut agar teknologi tepat guna benar-benar bisa dinikmati seluruh pelosok negeri.

Dengan kolaborasi antara inovasi teknologi, kebijakan afirmatif, dan semangat petani, Indonesia kini melangkah di jalur tepat menuju cita-cita sebagai lumbung padi dunia. Laporan ini dihimpun oleh tim liputan Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User