Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Evaluasi Kinerja dan Ancaman Global

BREAKING NEWS — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin pagi. Sidang ini menjadi forum evaluasi 100 hari pertama pemerintahan yang diwa...

Jul 28, 2026 - 04:33
0 0
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Evaluasi Kinerja dan Ancaman Global

BREAKING NEWS — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin pagi. Sidang ini menjadi forum evaluasi 100 hari pertama pemerintahan yang diwarnai momentum strategis.

Sejak pukul 07.00 WIB, para menteri berdatangan dengan pengawalan ketat. Menteri Keuangan Sri Mulyani terlihat masuk pukul 08.30, disusul Menteri BUMN Erick Thohir. Suasana hening langsung tercipta begitu Presiden memasuki ruang rapat dan membuka agenda.

Fokus Ekonomi dan Pangan

Sumber terpercaya mengonfirmasi bahwa Presiden menyoroti fluktuasi harga bahan pokok sebagai prioritas utama. “Kita tidak bisa membiarkan rakyat kesulitan,” ucap sumber mengutip arahan Presiden.

Data terbaru: Presiden menginstruksikan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi beras nasional hingga 5 persen dalam enam bulan ke depan. Target ini dinilai ambisius namun realistis dengan dukungan pupuk bersubsidi tepat waktu.

Diplomasi dan Pertahanan

Tak hanya ekonomi, sidang juga membahas langkah strategis di kancah internasional. Menlu Sugiono memaparkan rencana lawatan Presiden ke sejumlah negara sahabat bulan depan. Prabowo menekankan pentingnya memperkuat posisi Indonesia di ASEAN dan Indo-Pasifik.

KONFIRMASI: Presiden memerintahkan pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) tahap kedua. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kedaulatan di tengah eskalasi geopolitik yang memanas.

Hadirin Lengkap dan Diskusi Terbuka

Seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju hadir, termasuk Wapres Gibran Rakabuming Raka, Menko Polhukam Budi Gunawan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, serta Seskab dan Mensesneg. Kehadiran penuh menandakan solidnya koalisi pemerintahan.

Beberapa menteri memaparkan capaian singkat. Menteri PUPR menyebut progres infrastruktur mencapai 60 persen, sementara Menteri Kesehatan menyampaikan program penurunan stunting. Sesi tanya jawab berjalan dinamis; seorang menteri muda terkesan dengan ketajaman pertanyaan Presiden.

Pengamanan di sekitar Istana diperketat. Ratusan personel kepolisian dan Paspampres disiagakan. Lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan sementara untuk mendukung kelancaran sidang.

Arahan Penutup

Menjelang siang, Presiden memberi arahan penutup berisi tiga poin penting: percepatan penyaluran bantuan sosial, reformasi birokrasi, dan pemberantasan korupsi. “Tidak ada tempat bagi pejabat yang main-main,” tegasnya. Presiden juga memperingatkan akan melakukan inspeksi mendadak ke kementerian yang lamban. Publik menanti hasil konkret yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Hingga berita ini diturunkan, sidang masih berlangsung. Perkembangan selanjutnya akan kami laporkan secara langsung setelah jumpa pers resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User