Prabowo Pimpin Puncak Hari Koperasi ke-79 di Jakarta
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta Convention Center, Minggu (12/7/2026). Kehadiran kepala negara menegaskan komitmen pemerintah...
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta Convention Center, Minggu (12/7/2026). Kehadiran kepala negara menegaskan komitmen pemerintah memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Komitmen Pemerintah
Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa koperasi harus naik kelas. "Koperasi bukan lagi entitas kecil. Saya ingin koperasi menjadi konglomerasi rakyat yang terintegrasi dari desa ke kota," ujar Prabowo di hadapan ribuan anggota koperasi dari seluruh Indonesia. Ia mengumumkan peningkatan alokasi Kredit Usaha Koperasi (KUK) menjadi Rp45 triliun pada 2027.
Prabowo juga menyoroti perlunya digitalisasi total. Seluruh koperasi, tegasnya, harus terhubung dalam ekosistem digital nasional paling lambat akhir tahun depan. Pemerintah, lanjut dia, akan menyediakan platform bersama agar koperasi bisa menjangkau pasar global tanpa tengkulak.
Program Strategis Baru
Menteri Koperasi dan UKM, yang turut mendampingi, merinci tiga program andalan baru:
- Pembentukan 5.000 koperasi desa merah putih sebagai hub logistik pangan nasional.
- Pendampingan intensif oleh 10.000 pendamping koperasi bersertifikat.
- Fasilitasi sertifikasi halal dan ekspor bagi 1.000 koperasi produsen tematik.
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan klasik koperasi: akses pasar, teknologi, dan tata kelola. Menurut data Kemenkop, total aset koperasi nasional kini mencapai Rp312 triliun dengan anggota lebih dari 28 juta orang. Namun, hanya 12 persen yang benar-benar terdigitalisasi.
Apresiasi dan Jerat Regulasi
Pada acara yang sama, Presiden memberikan penghargaan Adi Koperasi kepada 10 koperasi berprestasi. Salah satunya Koperasi Produsen Tambak Sejahtera dari Jawa Timur yang berhasil menembus pasar Jepang untuk komoditas udang organik.
Namun, Presiden juga memperingatkan praktik koperasi bodong. Satuan Tugas Pengawasan Koperasi akan diperkuat dengan kewenangan pembekuan izin dalam 24 jam begitu indikasi penipuan terdeteksi. "Kita lindungi yang benar, kita tindak yang merusak nama baik koperasi," tegasnya.
Puncak Hari Koperasi ke-79 kali ini mengambil tema "Koperasi Maju, Indonesia Berdaulat". Rangkaian acara meliputi pameran produk unggulan koperasi, forum investasi, dan lokakarya literasi keuangan syariah. Sekitar 15.000 peserta hadir secara langsung dan ratusan ribu lainnya mengikuti secara daring.
Baca juga:
Comments (0)