Prabowo Lantik Sudaryono Kepala BGN, Eks Jampidsus Febrie Ditahan

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Dua kejutan besar terjadi nyaris bersamaan di lingkaran pemerintahan dan penegakan hukum. Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik politikus Gerindra Sudaryono sebagai ...

Jul 27, 2026 - 21:33
0 0
Prabowo Lantik Sudaryono Kepala BGN, Eks Jampidsus Febrie Ditahan

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Dua kejutan besar terjadi nyaris bersamaan di lingkaran pemerintahan dan penegakan hukum. Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik politikus Gerindra Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), hanya beberapa jam sebelum Kejaksaan Agung mengonfirmasi penahanan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Kedua peristiwa ini langsung menjadi sorotan dan menegaskan dinamika tinggi di awal masa kepemimpinan kabinet baru.

Pelantikan Sudaryono berlangsung pagi tadi di Istana Negara tanpa banyak gembar‑gembor. Ia resmi menggantikan Nanik S. Deyang yang mengakhiri masa jabatannya. Sejumlah pejabat tinggi dan pimpinan partai hadir dalam seremoni tertutup tersebut. Sumber di lingkungan BGN membenarkan bahwa proses transisi sudah disiapkan secara terukur agar tidak mengganggu program kerja lembaga.

BGN di Bawah Komando Baru

Sudaryono kini langsung memikul beban berat: mengawal program makan bergizi gratis yang ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima sepanjang tahun 2026. Program dengan anggaran jumbo ini menyasar anak sekolah, balita, serta ibu hamil di seluruh Indonesia. Bersamaan dengan pelantikan, Presiden menekankan agar BGN bergerak cepat, tepat, dan bebas dari kebocoran dana.

Latar belakang Sudaryono sebagai kader partai dekat lingkar inti presiden dipandang jadi kunci koordinasi lintas kementerian. Meski sejumlah pihak mempertanyakan rekam jejaknya di bidang gizi, jejak manajerialnya di organisasi partai dianggap bisa menjadi modal awal. "Yang terpenting sekarang adalah eksekusi lapangan," ujar seorang pengamat kebijakan publik saat dihubungi, menilai bahwa loyalitas dan akses politik akan memperlancar sinkronisasi dengan pemerintah daerah.

Di sisi lain, Nanik S. Deyang menyampaikan ucapan selamat lewat pesan singkat kepada koleganya dan menyatakan siap mendukung masa transisi. Belum ada kejelasan apakah ia akan mendapat pos lain di pemerintahan.

Penahanan Febrie: Pukulan Telak untuk Adhyaksa

UPDATE: Malam tadi, tim penyidik Kejaksaan Agung resmi menahan Febrie Adriansyah di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejagung. Penahanan dilakukan setelah ia menjalani pemeriksaan intensif selama lebih dari 12 jam. Febrie yang pernah menjadi jaksa paling berpengaruh di Indonesia kini harus mendekam di balik jeruji besi selama 20 hari pertama masa penahanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Febrie disangka terlibat dalam penyalahgunaan wewenang serta penerimaan gratifikasi selama ia memimpin Jampidsus. Kasus ini diduga beririsan dengan penghentian perkara secara tidak sah dan keberpihakan pada pihak tertentu. Sumber di lingkungan penyidik menyebut alat bukti yang dikumpulkan sudah cukup untuk meningkatkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

Suasana di gedung bundar Kejaksaan Agung malam itu terpantau tegang. Beberapa jaksa yang enggan disebut namanya terkejut dengan langkah cepat institusi yang belakangan berupaya keras membersihkan citranya. "Ini pesan kuat dari pimpinan baru bahwa tidak ada kompromi terhadap pelanggaran internal," ujar seorang jaksa senior yang terlibat dalam penindakan.

Pihak keluarga Febrie hingga kini belum memberikan pernyataan resmi. Namun kerabat dekat menyebut Febrie dalam kondisi sehat dan kooperatif selama proses penahanan. Sementara itu, Pusat Penerangan Hukum Kejagung memastikan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan dan tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain.

Publik Menanti Transparansi

Dua peristiwa ini memantik reaksi beragam di ruang publik. Aktivis antikorupsi menyambut penahanan Febrie sebagai sinyal bahwa pemerintahan baru berkomitmen pada penegakan hukum yang adil. Di sisi lain, pengamat menggarisbawahi perlunya transparansi proses hukum agar tidak dipolitisasi.

Hingga laporan ini diturunkan, situasi di Istana dan Kejaksaan Agung tetap kondusif. Baik Sudaryono maupun Febrie Adriansyah belum dapat dimintai komentar langsung. Tim Beritatercepat akan terus memantau perkembangan signifikan dari kedua peristiwa ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User