Prabowo ke Polri: Membela dan Merasakan Penderitaan Rakyat

Bogor, 1 Juli 2026 — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus selalu hadir di tengah masyarakat, ti

Jul 08, 2026 - 05:06
0 0

Bogor, 1 Juli 2026 — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai pelindung yang merasakan langsung penderitaan rakyat. Pernyataan ini disampaikan dalam upacara puncak Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan karakter historis Polri yang lahir dari rahim perjuangan kemerdekaan. "Kepolisian Republik Indonesia memiliki sifat selalu di tengah-tengah rakyat dan harus selalu membela rakyat, merasakan penderitaan rakyat," tegasnya di hadapan ribuan personel yang hadir.

Prabowo juga membeberkan sederet capaian transformasi Polri yang dinilainya langsung menyentuh kebutuhan strategis nasional:

  • Ketahanan Pangan: Produksi jagung massif dan pembangunan gudang-gudang pangan berkualitas tinggi di berbagai daerah.
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Polri telah membangun lebih dari 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
  • Kualitas Infrastruktur: Dapur-dapur buatan Polri disebut sebagai yang terbaik oleh pengamat dan lembaga internasional.

"Saya tidak ragu-ragu sampaikan di sini, dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik. Dan ini bukan kata saya. Banyak pengamat, banyak peninjau dari lembaga-lembaga dunia yang datang ke Indonesia melihat dapur-dapur tersebut, dan di antaranya sebagian besar yang dilihat adalah dapur-dapur dari Polri," ujar Prabowo.

Analisis: Polri dari Represif ke Humanis-Strategis

Pidato ini menandai pergeseran narasi besar dalam peran institusi kepolisian. Jika sebelumnya Polri lebih sering disorot dalam konteks penegakan hukum dan pengamanan, kini Prabowo secara eksplisit menempatkan Polri sebagai instrumen pembangunan sosial-ekonomi. Ini bukan sekadar retorika seremonial Hari Bhayangkara — ada data konkret yang dipamerkan.

Indikator Sebelum Era Prabowo Era Prabowo (2024-2026)
Keterlibatan Polri di Sektor Pangan Minimal, fokus pengamanan distribusi Aktif produksi jagung & bangun gudang pangan
Dapur MBG oleh Polri Belum ada >1.000 SPPG terbangun
Citra Internasional Penegakan hukum domestik Dapur MBG jadi rujukan lembaga dunia

"Ini adalah strategi dua arah: mendekatkan Polri ke rakyat sekaligus mempercepat target ketahanan pangan nasional," ujar seorang analis kebijakan publik yang enggan disebut namanya.

Apa yang belum terjawab: Bagaimana mekanisme pengawasan agar peran ganda ini tidak menimbulkan konflik kepentingan atau tumpang tindih kewenangan dengan kementerian teknis? Pidato Prabowo belum menyinggung soal kerangka akuntabilitas, hanya apresiasi.

Yang jelas, transformasi ini menempatkan Polri dalam posisi yang jauh lebih kompleks: dari lembaga penegak hukum menjadi development agency dengan pendekatan kedekatan rakyat. Apakah ini akan menjadi model permanen atau sekadar respons terhadap prioritas politik pangan nasional, masih harus diuji oleh waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User