Polisi Olah TKP Kematian Sutrimo di Depan Klinik Kebayoran Baru

BREAKING — Aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi kematian Sutrimo yang ditemukan tak bernyawa di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tim forensik kini tengah meng...

Jul 28, 2026 - 03:07
0 0
Polisi Olah TKP Kematian Sutrimo di Depan Klinik Kebayoran Baru

BREAKING — Aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi kematian Sutrimo yang ditemukan tak bernyawa di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tim forensik kini tengah mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap penyebab pasti kejadian ini.

Peristiwa mengejutkan ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu, seorang pedagang sayur keliling melihat sesosok pria terbaring kaku di trotoar tepat di depan Klinik Pratama Bina Sehat. Saksi langsung menghubungi ketua RT dan meneruskan laporan ke Polsek Kebayoran Baru. Dalam hitungan menit, petugas tiba dan memastikan korban sudah meninggal dunia.

Pengumpulan Bukti dan Olah TKP

Tim Inafis dan forensik dari Polres Metro Jakarta Selatan segera melakukan sterilisasi area. Mereka memasang garis polisi sepanjang 20 meter dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban, sampel tanah, dan sidik jari. “Kami juga mengamankan rekaman CCTV dari klinik dan ruko di sekitar lokasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru di sela-sela olah TKP.

Dari identitas yang ditemukan di dompet korban, diketahui bahwa Sutrimo adalah pria berusia 48 tahun, warga Jalan Benda, tidak jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah saksi mata mengaku sempat melihat korban berjalan sendirian beberapa jam sebelum ditemukan. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kekerasan fisik yang mencurigakan, namun polisi tidak mengesampingkan kemungkinan faktor lain.

Imbauan untuk Keluarga dan Publik

Polisi secara resmi meminta pihak keluarga untuk segera melapor jika menemukan kejanggalan sebelum kematian Sutrimo. “Kami membuka posko pengaduan di Polsek. Jika keluarga merasa ada yang tidak wajar, segera sampaikan. Setiap informasi sangat berharga bagi penyelidikan,” tegas perwira tersebut. Pihak klinik setempat juga dimintai keterangan terkait rekam medis atau kunjungan korban jika ada.

Jasad Sutrimo telah dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Cipto Mangunkusumo untuk menjalani autopsi. Hasil pemeriksaan diharapkan keluar dalam satu hingga dua hari ke depan. Sementara itu, polisi terus memeriksa saksi tambahan dan mendalami riwayat kesehatan serta aktivitas korban sebelum kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penetapan tersangka. Polres Metro Jakarta Selatan memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru begitu ada temuan signifikan. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang sedang berjalan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User