Bareskrim Ringkus Kasat Narkoba Tangsel dan Lima Anak Buah Sekaligus

BARU SAJA — Enam personel Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan diciduk Bareskrim Polri dalam operasi penindakan internal yang mengejutkan institusi kepolisian. Penangkapan ini dikonfirmas...

Jul 28, 2026 - 03:07
0 0
Bareskrim Ringkus Kasat Narkoba Tangsel dan Lima Anak Buah Sekaligus

BARU SAJA — Enam personel Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan diciduk Bareskrim Polri dalam operasi penindakan internal yang mengejutkan institusi kepolisian. Penangkapan ini dikonfirmasi terjadi kurang dari 24 jam terakhir.

Keenam oknum yang diamankan bukan aparat biasa. Salah satunya adalah perwira yang menjabat sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Tangsel. Lima lainnya merupakan anggota aktif di satuan yang sama, menjadikan kasus ini pukulan telak bagi kredibilitas unit penegak hukum narkotika di wilayah tersebut.

Sumber internal yang mengetahui jalannya operasi menyebut penangkapan dilakukan secara serentak di beberapa lokasi berbeda. Tim dari Bareskrim bergerak cepat tanpa perlawanan berarti dari para tersangka. Etomidate — zat anestesi yang belakangan disalahgunakan sebagai substitusi narkotika — menjadi pusat dari kasus yang menjerat mereka.

Kronologi Singkat Penangkapan

Operasi ini merupakan buah dari penyelidikan panjang yang dilakukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim. Kecurigaan muncul setelah ditemukan kejanggalan dalam rantai penanganan barang bukti etomidate oleh Satresnarkoba Polres Tangsel dalam beberapa bulan terakhir.

Diduga kuat, para tersangka tidak hanya lalai dalam prosedur, tetapi terlibat aktif mengatur peredaran zat tersebut. Modus yang dijalankan masih dalam pendalaman penyidik, namun satu hal yang pasti: enam orang ini kini mendekam di sel tahanan Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Fakta Kunci Kasus

Fakta-fakta yang sejauh ini terkonfirmasi:

  • Enam anggota Satresnarkoba Polres Tangsel ditangkap, termasuk Kasat Narkoba.
  • Penangkapan dilakukan Bareskrim Polri tanpa insiden.
  • Kasus berpusat pada penyalahgunaan dan/atau keterlibatan dalam peredaran etomidate.
  • Para tersangka sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
  • Propam Mabes Polri turut melakukan audit menyeluruh terhadap unit tersebut.

Etomidate sendiri merupakan obat bius suntik yang digunakan dalam prosedur medis. Belakangan, zat ini masuk radar BNN dan Polri karena efek sedatifnya kerap disalahgunakan sebagai pelarian dari jerat hukum narkotika konvensional. Ironisnya, justru aparat yang seharusnya memerangi peredarannya kini terseret sebagai pelaku.

Guncangan di Tubuh Polres Tangsel

Penangkapan massal ini langsung memicu respons cepat dari pimpinan Polri. Kapolres Tangerang Selatan dikabarkan segera melakukan konsolidasi internal dan menunjuk pejabat sementara untuk mengisi kekosongan jabatan Kasat Narkoba. Seluruh aktivitas operasional satuan tersebut untuk sementara diawasi langsung oleh Polda Metro Jaya.

Publik dan pengamat kepolisian menyoroti tajam peristiwa ini. Bagaimana mungkin satu satuan penegak hukum narkotika justru terlibat dalam pusaran kejahatan yang seharusnya mereka basmi? Pertanyaan ini menjadi ujian serius bagi reformasi internal Polri.

UPDATE: Hingga berita ini diturunkan, Bareskrim belum merilis pernyataan resmi terkait pasal yang disangkakan. Namun sumber dekat penyidik mengisyaratkan para tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Undang-Undang Narkotika dan pasal terkait penyalahgunaan wewenang. Proses hukum terhadap keenam oknum ini dipastikan berjalan transparan tanpa intervensi.

Kasus ini masih terus bergulir. Tim redaksi akan menyajikan perkembangan terbaru begitu informasi lebih detail tersedia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User