Polisi Gelar Patroli Ketat di Sekitar TPA Jatiwaringin Pasca-Evakuasi Warga
Serang — Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Banten meningkatkan pengamanan dengan menggelar patroli intensif di sekitar kawasan pemukiman yang ditinggalkan warga pasca-kebakaran Tempat Pemrosesan Akh
Serang — Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Banten meningkatkan pengamanan dengan menggelar patroli intensif di sekitar kawasan pemukiman yang ditinggalkan warga pasca-kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Langkah ini diambil setelah 158 warga yang terdampak langsung insiden tersebut dievakuasi ke lokasi pengungsian yang lebih aman.
Kapolda Banten, Irjen Hengki, menegaskan bahwa pengerahan personel tidak hanya difokuskan pada proses pemadaman, tetapi juga untuk memastikan keamanan harta benda milik warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Rumah-rumah dalam kondisi kosong tanpa penghuni tersebut menjadi prioritas penjagaan untuk mengantisipasi potensi aksi kriminalitas selama masa darurat ini.
Menurut Irjen Hengki, aparat diturunkan untuk mengamankan berbagai titik vital, mulai dari pusat kebakaran, sepanjang jalur evakuasi yang dilalui warga terdampak, lokasi pengungsian, hingga fasilitas kesehatan yang menampung korban. Tak hanya menjamin keamanan, kehadiran polisi di lapangan juga krusial dalam mengatur rekayasa lalu lintas agar mobilitas kendaraan darurat tetap lancar.
"Kami juga melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengamankan barang-barang milik masyarakat yang terdampak, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung," ujar Kapolda, Selasa (7/7/2026).
Lebih lanjut, pengaturan arus lalu lintas ini dinilai sangat vital untuk menjamin kelancaran pergerakan armada pemadam kebakaran, ambulans yang membawa korban, hingga kendaraan berat dan distribusi logistik bantuan. Polda Banten berkomitmen untuk terus bersiaga penuh hingga situasi dinyatakan benar-benar pulih dan kondusif, seiring dengan berlangsungnya upaya pemadaman serta penanganan pasca-bencana oleh pihak terkait di lapangan.
Comments (0)