Polisi Belum Tetapkan Tersangka 3 Kasus Korupsi Besar, Ini Kendalanya

Penyidik Polda Metro Jaya menunda penetapan tersangka meski telah menyisir 17 lokasi dalam tiga kasus korupsi besar yang merugikan negara miliaran rupiah.Fokus Penggeledahan & Barang BuktiOperasi sere...

Jul 12, 2026 - 22:46
0 0
Polisi Belum Tetapkan Tersangka 3 Kasus Korupsi Besar, Ini Kendalanya

Penyidik Polda Metro Jaya menunda penetapan tersangka meski telah menyisir 17 lokasi dalam tiga kasus korupsi besar yang merugikan negara miliaran rupiah.

Fokus Penggeledahan & Barang Bukti

Operasi serentak dilakukan di kantor dinas, rumah pejabat, dan markas kontraktor terkait dugaan mark-up proyek jalan, penyelewengan dana bantuan sosial, serta suap pengadaan alat kesehatan. Dokumen kontrak, catatan keuangan mencurigakan, dan belasan ponsel disita.

  • 17 lokasi digeledah dalam dua pekan terakhir, mencakup tiga wilayah penyangga Jakarta.
  • Barang bukti yang diamankan: 4 unit laptop, 23 dokumen proyek, dan 11 telepon seluler pejabat kunci.
  • Nilai kerugian sementara ditaksir Rp 89 miliar dari tiga kluster kasus yang terpisah.

Alasan Penundaan Penetapan Tersangka

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes R. Dwi Nugroho, mengungkapkan penyidik gabungan Tipikor masih perlu mendalami hasil audit forensik dan memeriksa saksi ahli untuk memastikan konstruksi hukum yang kokoh.

"Kami tidak mau terburu-buru. Harus ada bukti permulaan yang tak terbantahkan sebelum menaikkan status ke tersangka," tegasnya dalam keterangan 45 menit lalu.

Langkah ini, menurut sumber internal, juga untuk menghindari praperadilan yang bisa menggagalkan proses hukum. Tim masih mengejar satu saksi kunci yang diduga berada di luar negeri.

Detail Kasus yang Diselidiki

Kasus pertama melibatkan proyek revitalisasi jalan di Jakarta Timur dengan selisih harga material hingga 40%. Kasus kedua, penyaluran bansos fiktif selama pandemi yang melibatkan empat lurah. Kasus ketiga, pengadaan ventilator dan APD dengan markup hingga 200% di rumah sakit daerah.

"Penyidik sudah mengantongi nama-nama calon tersangka, tapi butuh minimal dua alat bukti yang terverifikasi independen," tambah Nugroho.

Respons Publik & Langkah Selanjutnya

Penundaan ini memicu pertanyaan tajam dari lembaga antikorupsi non-pemerintah yang meminta transparansi. Polda Metro Jaya berjanji akan mengumumkan tersangka paling lambat satu minggu ke depan setelah gelar perkara maraton.

Penyidik juga masih menelusuri aliran dana ke rekening penampung yang diduga menggunakan identitas palsu. Status siaga diberlakukan di seluruh lokasi yang sudah digeledah untuk mencegah penghilangan barang bukti tambahan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User