Polemik Trump Intervensi Kartu Merah Balogun

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui dirinya telah meminta FIFA untuk meninjau ulang kartu merah yang diterima oleh pemain Timnas AS, Folarin Balogun. Pengakuan ini se

Jul 08, 2026 - 04:39
0 0
Polemik Trump Intervensi Kartu Merah Balogun
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui dirinya telah meminta FIFA untuk meninjau ulang kartu merah yang diterima oleh pemain Timnas AS, Folarin Balogun. Pengakuan ini segera memicu polemik di kalangan publik dan pemerhati sepak bola internasional, menyoroti batas antara politik dan teknis olahraga.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritatercepat.com dari AFP, Selasa (7/6/2026), Trump secara langsung menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menyuarakan permintaan peninjauan terhadap keputusan wasit yang dianggapnya mengerikan. Dalam berbagai kesempatan, Trump menyebut keputusan di lapangan itu tidak berdasar dan merugikan tim nasional negaranya. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa ia tidak pernah meminta agar kartu merah tersebut dibatalkan secara langsung, melainkan hanya meminta peninjauan karena ia merasa tidak ada pelanggaran yang terjadi. Klaim ini disampaikan dalam suasana yang sudah dipenuhi ketegangan sejak pertandingan berlangsung.

"Saya meminta peninjauan karena saya tidak berpikir itu pelanggaran," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Intervensi seorang kepala negara terhadap keputusan teknis dalam pertandingan sepak bola merupakan hal yang jarang terjadi dan dinilai melampaui batas etika olahraga. Banyak pihak mempertanyakan independensi FIFA dan integritas permainan setelah pengakuan Trump ini. Folarin Balogun sendiri merupakan penyerang kunci bagi Timnas AS, dan kartu merah tersebut berpotensi mempengaruhi jalannya pertandingan penting. Beberapa federasi sepak bola dari negara lain pun disebut-sebut mulai menyuarakan kekhawatiran akan potensi politisasi aturan permainan, yang selama ini dijaga ketat oleh badan sepak bola dunia.

Hingga berita ini ditulis, FIFA belum memberikan respons resmi terkait permintaan peninjauan dari Presiden AS. Namun, sumber dalam tubuh FIFA mengindikasikan adanya ketidaknyamanan atas tekanan politik yang muncul secara terbuka. Sementara itu, komentator dan mantan wasit internasional ramai memberikan analisis bahwa tinjauan ulang idealnya hanya dipicu oleh kesalahan teknis yang terekam dalam protokol Video Assistant Referee (VAR), bukan oleh permintaan politis dari luar lapangan. Situasi ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan Trump di kancah global, kali ini merambah ke ranah olahraga paling populer di dunia.

Pakar hukum olahraga dan etika internasional menilai bahwa intervensi semacam ini dapat menciptakan preseden buruk di masa depan, di mana pejabat tinggi negara dan pemimpin politik merasa berhak ikut campur dalam keputusan teknis kompetisi. Publik sepak bola internasional pun menyuarakan kekhawatiran serupa melalui berbagai platform, menuntut agar FIFA tetap menjaga independensi dan aturan permainan seadil-adilnya. Media kami akan terus memantau perkembangan terbaru dari polemik ini dan dampaknya bagi dunia sepak bola global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User