Polda Metro Tegaskan Kasat Narkoba Tangsel Bersih dari Skandal Etomidate
Polda Metro Jaya secara resmi membantah keterlibatan AKP Pardiman, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, dalam jaringan peredaran gelap etomidate. Pernyataan ini disampaikan setelah ...
Polda Metro Jaya secara resmi membantah keterlibatan AKP Pardiman, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, dalam jaringan peredaran gelap etomidate. Pernyataan ini disampaikan setelah beredar dugaan yang mengaitkan namanya dengan kasus penyalahgunaan obat anestesi berbahaya tersebut.
Hasil Audit Internal
Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya telah melakukan serangkaian klarifikasi, audit rekam komunikasi, dan analisis transaksi keuangan terhadap AKP Pardiman. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam tindak pidana narkotika jenis baru ini. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lingkungan Polres Tangsel juga mengonfirmasi bahwa aktivitas yang bersangkutan sepenuhnya profesional. "Yang bersangkutan tidak terlibat," tegas sumber internal Polda Metro, menepis spekulasi liar yang berkembang.
Bantahan tegas ini meluruskan kabar yang sempat viral di media sosial. Isu yang menyebutkan dugaan oknum polisi terlibat sindikat etomidate dinilai sengaja dihembuskan untuk mengganggu upaya pemberantasan narkoba. Propam memastikan seluruh proses audit berjalan independen dan tidak ada intervensi.
Isu ini mencuat seiring meningkatnya perhatian publik terhadap peredaran etomidate di Jabodetabek. Sebagai obat sedatif-hipnotik golongan keras, etomidate seharusnya hanya digunakan dalam prosedur medis dengan pengawasan ketat. Namun, penyalahgunaannya sebagai alternatif narkotika memicu kekhawatiran karena efek euforia yang berbahaya dan risiko depresi pernapasan. Badan Narkotika Nasional telah memasukkan etomidate dalam daftar pengawasan prioritas menyusul sejumlah kasus di berbagai daerah.
Komitmen Transparansi
Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran oleh personel, namun sekaligus berkomitmen melindungi anggota dari fitnah. Proses klarifikasi dilakukan secara transparan untuk menjaga kepercayaan publik. AKP Pardiman kini kembali menjalankan tugasnya tanpa hambatan setelah statusnya dinyatakan bersih, dan ia didukung penuh oleh pimpinan.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi tak terverifikasi. Di era digital, isu palsu dapat merusak reputasi institusi dan menghambat upaya pemberantasan narkoba yang tengah digencarkan. Polda Metro memastikan akan terus mengusut tuntas jaringan etomidate tanpa pandang bulu, termasuk apabila melibatkan pihak internal.
Masyarakat juga diajak berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi Polri. Partisipasi publik dinilai krusial dalam memutus rantai peredaran narkoba jenis baru yang semakin masif.
Langkah cepat Polda Metro dalam merespons isu ini dinilai sebagai bentuk transparansi yang patut diapresiasi. Kasus ini menjadi bukti pentingnya mekanisme pengawasan internal yang efektif untuk menangkal tudingan tak berdasar, sekaligus menjaga soliditas institusi dalam memerangi kejahatan narkotika.
Sementara itu, AKP Pardiman mengaku bersyukur atas hasil pemeriksaan yang membuktikan tidak ada pelanggaran. "Saya selalu berpegang pada aturan dan siap menjalani proses pemeriksaan apa pun," ujarnya. Ia berkomitmen untuk terus bekerja profesional dalam memberantas narkoba di wilayah Tangsel.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan spekulasi segera berakhir dan fokus kembali diarahkan pada upaya bersama memberantas peredaran etomidate yang kian meresahkan.
Comments (0)