PKB Sebut Dapil Puan Makin Panas Jika Kaesang Maju Pileg 2024
JAKARTA — BARU SAJA — Peta pertarungan menuju Senayan kian memanas. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan siap berhadapan langsung dengan Kaesang Pangarep andai putra bungsu Presiden Joko Wid...
JAKARTA — BARU SAJA — Peta pertarungan menuju Senayan kian memanas. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan siap berhadapan langsung dengan Kaesang Pangarep andai putra bungsu Presiden Joko Widodo itu benar diusung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) maju di daerah pemilihan (dapil) yang selama ini jadi basis Ketua DPR Puan Maharani.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPP PKB Daniel Johan menanggapi sinyal kian terangnya karier politik Kaesang. “Kami menyambut apa pun dinamikanya. Jika beliau masuk, persaingan bakal sangat ketat, tapi justru itu yang bikin pemilu makin seru,” ujarnya, Minggu (18/6/2023).
Dapil yang dimaksud adalah Jawa Tengah V, meliputi wilayah Solo Raya dan sekitarnya—tanah kelahiran Presiden Jokowi. Dapil tersebut merupakan kandang PDI Perjuangan sekaligus panggung politik Puan Maharani. Kehadiran Kaesang diyakini mampu mengacak konstelasi suara yang selama ini didominasi partai berlambang banteng itu.
Efek ‘Anak Presiden’ di Panggung Lokal
Kaesang belum resmi mendeklarasikan pencalegan. Namun, langkahnya menerima jabatan Ketua Umum PSI secara aklamasi menjadi pertanda kuat. Nama besarnya sebagai bagian dari keluarga nomor satu di republik ini langsung diperhitungkan sebagai magnet elektoral.
“Kami tidak menutup mata. Figur Kaesang membawa resonansi emosional yang tidak kecil, apalagi di basis pendukung Jokowi. Tapi PKB punya akar rumput nahdliyin yang sangat solid di Jawa Tengah. Kita lihat nanti di lapangan,” imbuh Daniel Johan.
Peta Kekuatan dan Ancaman Baru
Dapil Jateng V selama ini identik dengan dominasi PDIP. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu nyaris selalu menyapu bersih kursi. PKB sendiri menempatkan kader militan untuk merebut ceruk pemilih tradisional. Masuknya Kaesang lewat PSI diproyeksikan bakal menggerus suara dari berbagai penjuru.
- PDIP: Berisiko kehilangan pemilih muda yang melihat Kaesang sebagai representasi baru.
- PKB: Harus memperkuat basis santri dan kiai kampung agar tak terjadi migrasi suara primordial.
- PSI: Berpeluang menembus ambang batas parlemen jika berhasil mengonversi popularitas Kaesang menjadi suara sah.
Lima Jurus PKB Hadapi Kaesang
Agar tidak tergerus, PKB langsung menyiapkan strategi berlapis. Daniel Johan membeberkan sedikitnya lima langkah antisipasi yang sudah digelar.
Pertama, konsolidasi menyeluruh hingga tingkat ranting. Kedua, menggandeng tokoh masyarakat sebagai juru kampanye alami. Ketiga, menyasar pemilih pemula lewat pendekatan digital dan program wirausaha muda. Keempat, menguatkan kerja sama dengan partai koalisi di level lokal. Kelima, memaksimalkan rekam jejak legislator petahana PKB di dapil sebagai bukti kerja nyata.
“Kami tidak gentar. Setiap pemilu selalu ada kejutan. Tapi kader-kader PKB sudah biasa bertarung dengan situasi sulit. Dapil Jateng V bukan arena asing,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari PDIP maupun Puan Maharani. Namun, pengamat memperkirakan partai penguasa tak akan tinggal diam. Pengerahan mesin partai secara maksimal diprediksi menjadi jawaban atas ancaman pendatang baru.
Publik kini menanti langkah pasti Kaesang dan PSI. Apakah tikungan terakhir sebelum pendaftaran caleg akan dimanfaatkan untuk mengumumkan terjun langsung? Satu hal pasti: duel di dapil Puan akan menjadi episode paling ditunggu dalam pesta demokrasi mendatang.
Perkembangan ini akan terus diperbarui setiap menit.
Comments (0)