PKB 2026 Ditutup, Rekor 1,8 Juta Pengunjung Tercipta
DENPASAR – BREAKINGPesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 resmi berakhir. Gubernur Bali Wayan Koster secara langsung menutup festival seni terbesar di Pulau Dewata ini pada Minggu malam (12/7). Angka...
DENPASAR – BREAKING
Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 resmi berakhir. Gubernur Bali Wayan Koster secara langsung menutup festival seni terbesar di Pulau Dewata ini pada Minggu malam (12/7). Angka kunjungan menembus 1,8 juta orang dalam sebulan penuh, memecahkan rekor sepanjang sejarah penyelenggaraan.
1,8 Juta Kunjungan dalam 30 Hari
Panitia mencatat total 1.803.247 kunjungan selama PKB berlangsung sejak 13 Juni hingga 12 Juli 2026. Angka ini melampaui target awal 1,5 juta dan naik 22% dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata harian mencapai 60 ribu pengunjung, dengan puncak pada akhir pekan yang tembus 120 ribu orang per hari.
Semua mata acara—dari parade, lomba, pameran, hingga panggung hiburan—berlangsung di Taman Budaya Denpasar dan puluhan titik lain di seluruh Bali. Tiket gratis menjadi daya tarik utama, namun belanja pengunjung di area festival melonjakkan perputaran uang.
Dampak Ekonomi Langsung
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, perputaran uang selama PKB 2026 diperkirakan mencapai Rp2,1 triliun. Angka ini berasal dari belanja tiket transportasi, akomodasi, kuliner, dan suvenir. Sektor UMKM lokal meraup keuntungan terbesar. “Pedagang makanan dan kerajinan tangan melaporkan omzet naik 300% dibanding hari biasa,” ujar Kepala Dinas Pariwisata.
Hotel di sekitar Denpasar mengalami okupansi 95% selama sebulan. Tingkat hunian ini merupakan yang tertinggi sejak pandemi. Maskapai penerbangan domestik menambah frekuensi rute ke Bali untuk mengimbangi lonjakan permintaan.
Panggung Kolosal Tutup Festival
Malam penutupan dimeriahkan oleh pertunjukan kolosal bertajuk “Mahakarya Nusantara” yang menampilkan 2.000 seniman dari 10 provinsi. Sendratari legenda rakyat, musik tradisional kontemporer, dan pawai obor menjadi suguhan pamungkas. Gubernur Koster dalam sambutannya menyebut PKB sebagai roh budaya Bali yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat.
“PKB bukan sekadar pesta. Ini bukti bahwa seni dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” kata Koster di hadapan ribuan undangan dan wisatawan. Ia mengumumkan tahun depan PKB akan diperluas dengan format hybrid digital untuk menjangkau penonton global.
Keamanan dan Rekor Tanpa Insiden
Kepolisian Daerah Bali menurunkan 4.500 personel gabungan selama festival. Hasilnya, nihil insiden besar. “Hanya ada laporan kehilangan kecil dan kelelahan pengunjung, semua tertangani cepat,” ujar Kabid Humas Polda Bali. Pos kesehatan mencatat 1.200 kunjungan medis, sebagian besar akibat dehidrasi dan keseleo ringan.
Kesuksesan ini menjadi modal Bali untuk menggelar event internasional berikutnya. PKB 2026 membuktikan bahwa pulau ini bukan hanya tujuan wisata alam, tapi juga pusat seni budaya kelas dunia.
Comments (0)