Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Umumkan Balas Dendam Kematian Ayah
TEHERAN, DETIK INI JUGA — Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menegaskan komitmen balas dendam atas kematian ayahnya, Ali Khamenei, hanya beberapa jam setelah insiden mematikan yang mengguncang...
TEHERAN, DETIK INI JUGA — Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menegaskan komitmen balas dendam atas kematian ayahnya, Ali Khamenei, hanya beberapa jam setelah insiden mematikan yang mengguncang ibu kota. Pernyataan itu memicu lonjakan ketegangan baru dengan Amerika Serikat dan Israel.
Fakta Kunci
- Mojtaba Khamenei resmi mengambil sumpah sebagai pemimpin baru Iran.
- Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan terkoordinasi sekitar pukul 02.30 waktu setempat.
- Pidato darurat disiarkan langsung televisi nasional 45 menit lalu.
- Status siaga militer ditingkatkan ke level tertinggi di seluruh wilayah.
- AS dan Israel belum memberikan tanggapan resmi.
Pernyataan Keras dari Pemimpin Baru
Dalam pidato yang disampaikan melalui jaringan tertutup, Mojtaba Khamenei menyebut kematian ayahnya sebagai “serangan pengecut” yang tidak akan luput dari balasan. “Musuh harus tahu, darah syuhada tidak akan kering tanpa jawaban setimpal,” ujarnya dengan nada tinggi.
Sumber internal pemerintahan mengonfirmasi bahwa Dewan Keamanan Nasional Iran telah menggelar rapat darurat. Seluruh pintu masuk kota Teheran langsung ditutup dan pasukan Garda Revolusi dikerahkan ke titik-titik strategis.
Kronologi Singkat
Insiden terjadi di kompleks kediaman keluarga Khamenei di utara Teheran. Saksi mata melaporkan mendengar dentuman keras, diikuti suara tembakan. Tim medis tiba 12 menit kemudian, namun Ali Khamenei sudah dinyatakan meninggal.
Belum ada klaim tanggung jawab atas peristiwa ini. Namun, analis keamanan langsung mengarahkan kecurigaan pada operasi gabungan intelijen asing. Dalam 24 jam terakhir, aset militer Iran di beberapa lokasi juga dilaporkan mengalami gangguan sistem.
Respons Internasional
Kedutaan besar negara-negara Barat di kawasan segera mengeluarkan peringatan perjalanan darurat. Misi diplomatik PBB di New York dikabarkan akan menggelar sidang tertutup. Harga minyak dunia melonjak 4,7 persen dalam perdagangan elektronik pagi ini.
Seorang pejabat senior pertahanan Israel mengatakan kepada media lokal bahwa mereka “memantau situasi dengan sangat cermat.” Sumber dari Pentagon menolak berkomentar, namun mengonfirmasi peningkatan kewaspadaan di seluruh pangkalan di Timur Tengah.
Mojtaba Khamenei sendiri selama ini dikenal sebagai figur garis keras yang dekat dengan korps militer. Pengangkatannya sebagai Pemimpin Tertinggi diprediksi akan mengubah peta konflik regional secara drastis.
Comments (0)