Kilat: Tim Dokkes Polres Jakpus Evakuasi Perempuan Pendarahan di Stasiun

JAKARTA PUSAT — Kecepatan menjadi penyelamat nyawa. Seorang perempuan yang tiba-tiba mengalami pendarahan hebat di Stasiun Sawah Besar berhasil dievakuasi dalam waktu singkat oleh tim medis Polres M...

Jul 12, 2026 - 12:17
0 0
Kilat: Tim Dokkes Polres Jakpus Evakuasi Perempuan Pendarahan di Stasiun

JAKARTA PUSAT — Kecepatan menjadi penyelamat nyawa. Seorang perempuan yang tiba-tiba mengalami pendarahan hebat di Stasiun Sawah Besar berhasil dievakuasi dalam waktu singkat oleh tim medis Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).

Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Metro Jakpus yang sedang melakukan patroli kesehatan di sekitar kawasan langsung meluncur begitu mendapat laporan dari petugas stasiun. Hanya butuh hitungan menit bagi tim untuk tiba di lokasi dan memberikan pertolongan pertama yang krusial.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saksi mata, seorang pedagang asongan di dalam stasiun, menuturkan bahwa korban tiba-tiba berteriak kesakitan sebelum ambruk. “Dia jatuh, lalu darah langsung keluar banyak. Saya panik, langsung teriak minta tolong,” ujarnya dengan nada masih cemas.

Petugas stasiun segera menghubungi call center darurat Polres Jakpus. Beruntung, tim Sidokkes yang memang rutin berkeliling di titik rawan keramaian sedang berada tidak jauh dari lokasi.

Penanganan Awal di Lokasi

Setibanya di tempat kejadian, personel Sidokkes langsung melakukan triase dan penilaian kondisi korban. Korban, yang diketahui berusia sekitar 30 tahun, tampak pucat dan sangat lemas akibat kehilangan darah. Tim medis dengan sigap memasang torniket darurat dan melakukan penekanan luka untuk menghentikan pendarahan sambil mempersiapkan proses evakuasi.

“Korban masih sadar, tapi kondisinya menurun cepat. Kami harus segera membawanya ke rumah sakit,” kata salah satu anggota tim yang enggan disebutkan identitasnya.

Evakuasi ke RSPAD

Tak butuh waktu lama, ambulans Polres tiba dan korban segera diangkut menuju Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Keputusan ini diambil karena RSPAD memiliki fasilitas gawat darurat lengkap dan merupakan rujukan terdekat dari Sawah Besar. Sepanjang perjalanan yang memakan waktu sekitar 10 menit itu, tim terus memantau tekanan darah dan denyut nadi korban.

Sesampainya di IGD RSPAD, korban langsung diterima oleh dokter jaga dan segera masuk ke ruang resusitasi. Hingga berita ini dilaporkan, korban masih menjalani penanganan intensif. Namun, menurut keterangan seorang perawat yang enggan dikutip, tanda vital korban menunjukkan perbaikan.

Respon Cepat dan Kesiapsiagaan

Kepala Seksi Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat, AKP dr. Andini (bukan nama sebenarnya), membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Ia menekankan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. “Hari ini adalah bukti bahwa kesiapsiagaan personel dan kedekatan posko kesehatan di tengah masyarakat benar-benar berdampak nyata. Seluruh tim kami sudah terlatih untuk penanganan pra-rumah sakit dengan standar tinggi,” jelasnya melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, dalam situasi pendarahan akut, setiap detik amat berharga. “Golden time untuk pendarahan bisa hanya beberapa menit. Jika tidak segera dihentikan, risiko kematian sangat tinggi.”

Hingga kini, penyebab pasti pendarahan masih dalam investigasi medis. Pihak RSPAD akan menerbitkan rilis resmi setelah diagnosis ditegakkan. Sementara itu, Polres Jakpus mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan kejadian darurat serupa. “Jangan ragu lapor ke 110 atau petugas terdekat. Kami siap 24 jam,” tutup AKP Andini.

Fakta cepat: Perempuan, 30 tahun, pendarahan tidak diketahui asalnya. Evakuasi dari laporan hingga tiba di RS kurang dari 15 menit. Kini dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Kondisi terakhir: stabil.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User