Pemerintah Indonesia Ucapkan Duka Cita atas Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad

JAKARTA — Indonesia berduka. Kabar meninggalnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, mantan Emir Qatar, pada usia 74 tahun langsung direspons oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui pernyataan...

Jul 12, 2026 - 21:41
0 0
Pemerintah Indonesia Ucapkan Duka Cita atas Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad

JAKARTA — Indonesia berduka. Kabar meninggalnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, mantan Emir Qatar, pada usia 74 tahun langsung direspons oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui pernyataan resmi yang dirilis Kamis (29/5/2025). Ucapan belasungkawa ini menegaskan kedekatan historis antara Jakarta dan Doha yang telah terjalin erat.

Sheikh Hamad bukan sekadar pemimpin transisi. Ia adalah arsitek utama yang membawa Qatar melompat dari negara Teluk kecil menjadi pemain global. Selama 18 tahun menjabat Emir (1995–2013), dia mencatatkan transformasi fundamental di sektor ekonomi, diplomasi, dan media.

Duka Indonesia, Hormati Warisan Diplomasi

Kemlu RI menyebut almarhum sebagai “sahabat dekat Indonesia” yang mempererat kerja sama bilateral. Hubungan ini tercermin dari derasnya investasi Qatar dan perlindungan puluhan ribu WNI di Doha.

  • Nama lengkap: Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
  • Usia saat wafat: 74 tahun
  • Masa jabatan: Emir Qatar (1995–2013)
  • Warisan utama: Pendiri Al Jazeera, penggerak diversifikasi ekonomi lewat LNG, mediator konflik regional
  • Hubungan RI-Qatar: Investasi Qatar di Indonesia menembus miliaran dolar, mencakup properti dan telekomunikasi; puluhan ribu WNI bekerja di Qatar dengan jaminan perlindungan yang terus ditingkatkan berkat komitmen Sheikh Hamad semasa menjabat.

Rekam Jejak dan Jejak di Indonesia

Sheikh Hamad naik takhta melalui transisi damai pada Juni 1995. Di bawah kepemimpinannya, Qatar menjelma sebagai pusat diplomasi Timur Tengah dan rumah bagi pangkalan militer AS terbesar di kawasan. Ia juga menggagas Qatar National Vision 2030, cetak biru ambisius yang meletakkan fondasi berbasis pengetahuan dan keberlanjutan.

Bagi Indonesia, titik penting terjadi pada 2012 saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Doha. Pertemuan itu membuka jalan bagi peningkatan kuota tenaga kerja Indonesia dan investasi energi. Sampai kini, kerja sama gas alam cair (LNG) antara Pertamina dan QatarEnergy tetap menjadi pilar utama hubungan kedua negara, warisan nyata dari era Sheikh Hamad.

Kepergian Sang Negarawan

Sheikh Hamad wafat dalam perawatan medis di Doha setelah menghadapi masalah kesehatan yang tidak dirinci ke publik. Keluarga kerajaan mengumumkan masa berkabung tiga hari. Presiden Joko Widodo turut mengirimkan simpati melalui saluran diplomatik, sementara karangan bunga duka mulai berdatangan di Kedutaan Besar Qatar di Jakarta.

Kemlu RI menegaskan bahwa Indonesia akan terus melanjutkan warisan persahabatan yang telah dirintis Sheikh Hamad. “Hubungan RI-Qatar akan terus diperkuat sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau,” demikian petikan pernyataan Kemlu. Diplomat senior menyebut sosoknya akan dikenang lewat kerja sama strategis yang masih hidup hingga saat ini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User