PaDi UMKM Bersiap Jadi Marketplace Nasional, Biaya Layanan Tetap Diterapkan Demi Keberlanjutan

Beritatercepat.com, Jakarta – Platform Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PaDi UMKM) yang berada di bawah naungan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk akan segera bertransformasi menjad

Jul 08, 2026 - 06:08
0 0
PaDi UMKM Bersiap Jadi Marketplace Nasional, Biaya Layanan Tetap Diterapkan Demi Keberlanjutan

Beritatercepat.com, Jakarta – Platform Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PaDi UMKM) yang berada di bawah naungan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk akan segera bertransformasi menjadi marketplace berskala nasional. Di tengah rencana ambisius tersebut, pemerintah memastikan bahwa skema biaya layanan atau service fee tetap akan diimplementasikan pada platform ini.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman. Ia menegaskan, meskipun terdapat biaya layanan, kebijakan ini dirancang agar tidak menjadi beban yang menekan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.

Dalam keterangannya usai menghadiri acara Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM yang berlangsung di Gedung Smesco, Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026), Maman menjelaskan bahwa penerapan biaya layanan merupakan sebuah keniscayaan untuk memastikan platform tersebut dapat terus beroperasi secara berkelanjutan.

"Memang secara dari aspek komersial tetap harus ada, cuman mungkin angkanya, ini untuk sustainability teman-teman yang memang menjalankan operasionalisasi PaDi UMKM," ujar Maman Abdurrahman.

Melalui pernyataannya, Menteri Maman menyiratkan bahwa biaya yang dibebankan akan disesuaikan atau berada pada tingkat yang wajar. Tujuan utamanya bukanlah meraup keuntungan komersial semata, melainkan untuk menopang biaya operasional dan menjaga ekosistem digital tersebut tetap hidup dan terus berkembang. Dengan demikian, keberlangsungan layanan bagi jutaan UMKM yang bergantung pada platform ini dapat terjamin.

Transformasi PaDi UMKM menjadi marketplace nasional menandai lompatan besar dari fungsi awalnya. Platform ini diharapkan menjadi etalase utama yang menjembatani produk-produk unggulan UMKM dengan pasar yang lebih luas, termasuk segmen korporasi, BUMN, dan lembaga pemerintahan. Langkah strategis ini diyakini akan memperkuat posisi tawar pelaku usaha kecil dalam rantai pasok digital nasional.

Sebelumnya, PaDi UMKM telah memainkan peran penting dalam memfasilitasi transaksi antara UMKM dengan berbagai perusahaan pelat merah. Dengan pengembangan menjadi marketplace penuh, cakupan layanannya akan diperluas, mencakup lebih banyak fitur transaksi dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan dari sektor swasta, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User