Ngeri, Kaki Lansia di Brebes Putus Usai Jadi Korban Tabrak Lari Pemotor

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Ahmad Yani, Brebes, pada Selasa (7/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang lansia bernama Tarip (65) mengalami nasib nahas saat menyeberang jalan dan ditabrak

Jul 08, 2026 - 08:20
0 0
Ngeri, Kaki Lansia di Brebes Putus Usai Jadi Korban Tabrak Lari Pemotor

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Ahmad Yani, Brebes, pada Selasa (7/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang lansia bernama Tarip (65) mengalami nasib nahas saat menyeberang jalan dan ditabrak oleh pengendara motor yang langsung melarikan diri. Benturan keras menyebabkan kaki kanan korban putus dan terpental hingga tersangkut di dahan pohon. Insiden mengerikan ini mengguncang warga sekitar yang segera berdatangan memberikan pertolongan.

Saksi mata, Ahmad, yang tinggal di dekat lokasi kejadian, menuturkan kronologi kecelakaan. Sepeda motor disebutnya melaju dari arah barat menuju timur dalam kecepatan tinggi. Tepat di depan sebuah apotek, Tarip yang sedang menyeberang tak sempat menghindar.

"Awalnya sepeda motor dari barat ke timur. Setiba di depan apotek, korban menyeberang dan tertabrak sampai kaki putus. Kaki kanannya ditemukan tersangkut di dahan pohon," ujar Ahmad kepada Beritatercepat.com, Rabu (8/7/2026).

Kondisi kaki yang terpisah dari tubuh dan menyangkut di cabang pohon menambah kengerian peristiwa itu. Warga dengan sigap menghubungi layanan darurat medis. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes untuk mendapatkan penanganan intensif. Hingga kini, Tarip masih dirawat serius oleh tim medis. Keluarga korban sangat terpukul oleh musibah yang tak hanya merenggut kemampuan fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam.

Pelaku tabrak lari belum teridentifikasi. Tidak diketahui apakah pengemudi motor itu sempat berhenti atau langsung tancap gas setelah menyadari keparahan korban. Aparat Satlantas Polres Brebes diharapkan segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan memburu pelaku. Jalan Ahmad Yani merupakan ruas utama yang kerap dipadati kendaraan, terutama pada jam rawan dini hari, sehingga rentan terjadi kecelakaan dengan pejalan kaki.

Warga berharap ada peningkatan penerangan jalan serta rambu penyeberangan untuk mencegah kejadian serupa. Sementara itu, fokus utama saat ini adalah pemulihan korban, baik secara fisik maupun psikologis. Pencarian terhadap pelaku tabrak lari terus dilakukan, dan Beritatercepat.com akan memantau perkembangan kasus ini serta menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User