Mobil Ioniq Tabrak PJU hingga Roboh di JLNT Antasari Jaksel
Kecelakaan tunggal beruntun melibatkan sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq terjadi di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari, tepatnya di tanjakan Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Kebayoran Baru, Jaka
Kecelakaan tunggal beruntun melibatkan sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq terjadi di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari, tepatnya di tanjakan Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sebuah tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh total setelah ditabrak kendaraan nahas itu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerusakan material cukup parah dan sempat memicu kepadatan lalu lintas di jalur vital penghubung selatan Jakarta tersebut.
Kronologi: Serempetan dengan Mobil Lain Hingga Tabrak Tiang
Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun media kami di lapangan, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa mobil Ioniq tersebut sedang melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di segmen tanjakan yang cukup curam, kendaraan tersebut diduga bersenggolan dengan mobil lain yang berada di lajur yang sama.
Kronologi semula kendaraan Mobil Ioniq berjalan dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Sultan Hasanuddin
Bentrokan awal itu membuat pengemudi kehilangan kendali sehingga mobil oleng ke kiri dan menghantam tiang PJU yang berada di bahu jalan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan minimnya jejak pengereman, mengindikasikan bahwa pengemudi mungkin tidak sempat mengantisipasi secara maksimal. Akibat benturan keras, tiang setinggi sekitar delapan meter itu ambruk dan melintang di sisi landai jalan.
Penanganan Lalu Lintas dan Evakuasi
Tim Satuan Lalu Lintas Jakarta Selatan langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area serta mengurai kemacetan yang mulai mengular. Proses evakuasi bangkai tiang PJU dan kendaraan yang rusak parah di bagian depan memakan waktu lebih dari satu jam. Puing-puing logam, pecahan kaca, dan komponen lampu sempat berserakan, sehingga petugas harus membersihkan jalur sebelum lalu lintas kembali normal.
Mobil Ioniq yang terlibat mengalami kerusakan berat pada kap mesin dan bumper depan, dengan airbag yang mengembang sempurna. Pengemudi, yang selamat dengan luka ringan, telah dibawa ke unit Gakkum Satlantas Jakarta Selatan untuk pendalaman. Sementara itu, identitas pengemudi mobil lain yang bersenggolan juga sudah dikantongi polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
AKBP Ojo Ruslani mengimbau seluruh pengendara yang melintasi JLNT Antasari, terutama di titik tanjakan dan turunan, untuk selalu mengontrol kecepatan dan menjaga jarak aman. “Kontur jalan yang ekstrem di ruas ini sering mengecoh pengemudi, terutama kendaraan listrik dengan torsi instan yang terkadang kurang diantisipasi pengemudi yang baru beradaptasi,” ujarnya di sela olah TKP.
Data Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat jalur Antasari memang termasuk salah satu titik rawan kecelakaan di Jakarta Selatan, dengan dominasi insiden kehilangan kendali di tanjakan atau tikungan. Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya pengecekan sistem pengereman dan kondisi baterai sebelum berkendara, khususnya pada mobil listrik, untuk meminimalkan potensi teknis yang bisa berujung pada kejadian serupa. Media kami akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini dan menyampaikan informasi terkini begitu ada keterangan resmi tambahan dari pihak berwenang.
Comments (0)