Minta KDMP Flores Timur Serap Warga Lokal, Mendes: Wajib Hukumnya
Beritatercepat.com, Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan penekanan khusus terkait operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP
Beritatercepat.com, Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan penekanan khusus terkait operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Flores Timur. Menurutnya, setiap koperasi desa yang beroperasi di wilayah tersebut memiliki kewajiban hukum untuk menyerap tenaga kerja dari desa atau kelurahan setempat.
Warga Lokal Jadi Prioritas, Demi Pemerataan Ekonomi
Dalam keterangan tertulis yang diterima Beritatercepat.com pada Sabtu (4/7/2026), Yandri menyatakan bahwa kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan perintah yang harus dijalankan. Langkah ini diambil agar masyarakat di sekitar koperasi benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat ekonomi dari KDKMP, sehingga kesenjangan sosial di tingkat desa dapat ditekan seminimal mungkin.
“Jadi koperasi desa dan kelurahan Merah Putih, ini akan menyerap tenaga kerja 17 orang. Dan wajib hukumnya berasal dari desa, atau kelurahan Kopdes ini berada,” tegas Yandri Susanto.
Ke-17 posisi tersebut diharapkan menjadi solusi nyata bagi terbatasnya lapangan kerja di pedesaan. Dengan memprioritaskan warga lokal, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi bergerak dari bawah dan dapat dinikmati langsung oleh penduduk asli. Yandri menambahkan, program ini sekaligus menjadi instrumen untuk memperkuat kemandirian desa dan mengurangi urbanisasi yang tinggi.
Khusus di Flores Timur, di mana sejumlah desa masih menghadapi tantangan akses dan peluang ekonomi, instruksi ini dinilai sangat krusial. Media kami mencatat, kehadiran KDKMP di daerah tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak utama kebangkitan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Pemerintah pusat berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar prinsip perekrutan lokal ini benar-benar dijalankan. Tidak hanya dalam aspek ketenagakerjaan, transparansi pengelolaan koperasi juga menjadi fokus agar seluruh manfaat program dapat tercapai secara optimal dan merata.
Comments (0)