Buntut Panjang OTT Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Buka Suara Usai Pertemuan Sebelum Operasi KPK

BERITATERCEPAT.COM, Jakarta - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, terus memunculkan fakta ba

Jul 06, 2026 - 13:00
0 0
Buntut Panjang OTT Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Buka Suara Usai Pertemuan Sebelum Operasi KPK

BERITATERCEPAT.COM, Jakarta - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, terus memunculkan fakta baru. Tidak hanya sebatas suap jual beli jabatan sekretaris daerah (sekda), kasus ini kini merembet ke dugaan korupsi lain yang melibatkan sektor kehutanan. Imbasnya, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni turut angkat bicara memberikan klarifikasi kepada publik.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, drama panjang OTT ini bermula pada Senin (29/6) ketika tim penindakan KPK melakukan operasi di wilayah Riau. Bupati Suhardiman Amby sempat tidak terlihat keberadaannya selama operasi berlangsung, hingga akhirnya menyerahkan diri ke gedung Merah Putih KPK pada Selasa (30/6) malam. Sehari berselang, tepatnya Rabu (1/7), KPK secara resmi mengumumkan status tersangka Suhardiman sebagai penerima suap.

Pertemuan Sebelum OTT

Di tengah penyidikan kasus ini, sorotan publik tertuju pada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pasalnya, sang menteri kedapatan melakukan pertemuan dengan Bupati Suhardiman hanya beberapa jam sebelum KPK melancarkan OTT. Situasi ini memicu spekulasi liar di masyarakat terkait isi pertemuan tersebut.

Menepis spekulasi yang beredar, Menhut Raja Juli Antoni akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu murni membahas persoalan tata kelola hutan dan tidak berkaitan dengan dugaan transaksi suap yang tengah diusut KPK. "Kami klarifikasi bahwa pertemuan itu dalam kapasitas kedinasan untuk membahas program strategis Kementerian Kehutanan di daerah Kuansing," ungkap Raja Juli dalam keterangannya yang dikutip media kami.

Dugaan Korupsi Sektor Hutan

Yang menarik, di luar konstruksi perkara suap jabatan sekda, KPK mengungkap adanya dugaan tindak pidana korupsi lain yang menjerat Bupati Suhardiman. Lembaga antirasuah itu menyebutkan adanya indikasi penerimaan uang ilegal yang berkaitan dengan proses pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di wilayah Kuantan Singingi.

"Penyidik sedang mendalami aliran dana lain yang diduga berasal dari aktivitas pelepasan hutan produksi. Ini akan menjadi bagian dari pengembangan perkara kami," ujar juru bicara KPK dalam pernyataannya.

Barang Bukti dan Perkembangan Terbaru

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup mengejutkan. Selain mengamankan uang tunai, tim penindakan juga menyita satu unit mobil Toyota Land Cruiser yang diduga menjadi alat suap terkait pemilihan sekretaris daerah. Mobil mewah itu diyakini diberikan oleh pihak tertentu agar Suhardiman memuluskan penunjukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi kursi sekda di lingkungan Pemkab Kuansing.

Saat ini, penyidik terus melakukan investigasi intensif dengan memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Media kami akan terus memantau perkembangan signifikan dari kasus yang menyeret dua sisi gelap pemerintahan daerah ini, baik tata kelola birokrasi maupun pengelolaan sumber daya alam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User