MBG Kembali Didistribusikan di Hari Pertama Sekolah

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung bergulir serentak pada Senin pagi ini, menandai berakhirnya libur panjang sekolah tahun ajaran 2026. Seluruh sekolah yang tel...

Jul 13, 2026 - 13:49
0 0
MBG Kembali Didistribusikan di Hari Pertama Sekolah

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung bergulir serentak pada Senin pagi ini, menandai berakhirnya libur panjang sekolah tahun ajaran 2026. Seluruh sekolah yang telah memulai kegiatan belajar mengajar menerima pasokan makanan bergizi tepat waktu.

Program andalan pemerintah ini kembali menyapa jutaan siswa setelah sempat terhenti selama tiga pekan masa libur. Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa 5.600 dapur MBG di 34 provinsi sudah siaga sejak pukul 04.00 WIB untuk memastikan distribusi tanpa hambatan.

Data Distribusi Hari Pertama

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Detik Ini Juga, tercatat lebih dari 15,2 juta porsi makanan langsung disalurkan ke 210.000 sekolah dalam hitungan jam pertama.

  • Total porsi tersalur: 15,2 juta
  • Sekolah penerima: 210.000 unit
  • Dapur aktif: 5.600 titik
  • Tenaga pengolah: >80.000 orang

Kepala BGN, Budi Santoso, menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti pada distribusi hari pertama. “Kami sudah melakukan pengecekan kualitas dan logistik sejak H-3 libur berakhir. Hari ini semua berjalan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Program ini tetap bergulir di tengah sorotan kasus dugaan korupsi pengadaan bahan baku yang masih dalam proses hukum. Pemerintah memastikan operasional MBG tidak terganggu oleh persoalan tersebut.

Antusiasme Siswa

Di sejumlah daerah, para siswa terlihat antusias menyambut kembalinya program MBG. “Senang sekali akhirnya bisa makan siang di sekolah lagi, menunya enak dan lengkap,” kata Aisyah, siswi kelas 5 SDN Menteng 01, Jakarta Pusat.

Menu hari pertama meliputi nasi putih, ayam ungkep, tumis buncis, buah pisang, dan susu kotak. Menu tersebut sudah memenuhi standar angka kecukupan gizi (AKG) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Jaminan Keamanan Pangan

Tim pengawas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Dinas Kesehatan melakukan inspeksi mendadak di 12 dapur MBG pada pagi ini. Hasilnya, seluruh sampel makanan dinyatakan bebas dari kontaminasi dan memenuhi syarat higienis.

“Kami pastikan setiap butir nasi yang sampai ke anak-anak dalam kondisi terbaik,” tegas Budi.

Program MBG akan terus berjalan sepanjang semester ganjil tahun ajaran 2026 dengan evaluasi berkala setiap bulan. Pemerintah menargetkan cakupan 100 persen pada Desember mendatang.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User